Airlangga Hartarto Ajak Kepala Daerah Optimalkan Potensi Komoditas Ekspor Daerah

Berita Golkar – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mendorong para kepala daerah berorientasi meningkatkan pertumbuhan perekonomian di wilayah, salah satunya dalam hal ekspor. Ia memandang potensi ekspor potensial ditingkatkan.

“Dan ekspor kita untuk ekonomi kreatif itu bisa sampai 12,5 miliar dolar. Oleh karena itu, nanti kami akan dorong seluruh kepala daerah untuk mendorong kekuatan ekonomi masing-masing sehingga ini akan tumbuh lebih cepat,” kata Airlangga sebelum mengisin pembekalan kepala daerah di Lembah Tidar Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Senin (24/2/2025), dikutip dari MetroTVNews.

Airlangga mengatakan Presiden Prabowo Subianto minta pertumbuhan ekonomi bisa mencapai delapan persen. Ia mengungkapkan untuk mencapai delapan persen agregat itu harus bersama dikerjakan dengan gubernur, bupati, dan walikota.

“Terkait dengan bonus demografi ini, yang utama adalah ekonomi kreatif. Nah, ekonomi kreatif ini hampir seluruhnya adalah produk daripada daerah-daerah,” jelasnya.

Airlangga menyoroti daerah yang pertumbuhannya relatif lebih rendah dari nasional untuk bekerja lebih keras. Ia mendorong upaya pembuatan kebijakan lebih mampu meningkatkan perekonomian, misalnya industri berbasis perikanan termasuk pengembangan kawasan berbasis perikanan. Namun, industri yang sudah ada itu belum memanen hasilnya.

“Nah, itu nanti kami akan mengingatkan. Karena untuk hal tersebut infrastruktur itu penting; pelabuhan. Infrastruktur cold storage dibutuhkan. Kemudian pengetahuan, data daripada pergerakan ikan. Makanya, salah satunya yang akan didorong juga, salah satunya budidaya. Jadi, hal-hal seperti itulah yang harus ada kerjasama antara pusat dan daerah,” kata dia.

Ia menilai kebijakan diskon listrik 50?ri pemerintah pusat bisa berkontribusi pada perekonomian masyarakat. Pihaknya juga akan bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri untuk membantu menangani persoalan pengangguran.

“Dan saya mengapresiasi selama ini kita menangani inflasi secara nasional sehingga inflasi kita bisa tekan,” ujarnya. {}