Berita Golkar – Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya 16 orang lanjut usia dalam peristiwa kebakaran panti jompo di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Ia menilai insiden tersebut sebagai tragedi kemanusiaan serius yang harus ditangani secara bertanggung jawab dan tidak boleh dibiarkan tanpa kejelasan hukum.
Aprozi meminta aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh, profesional, dan terbuka guna mengungkap penyebab kebakaran.
Menurutnya, proses hukum harus memastikan apakah terdapat unsur kelalaian atau pelanggaran standar keselamatan yang berkontribusi terhadap jatuhnya korban jiwa.
“Penegakan hukum yang adil sangat penting, tidak hanya untuk memberikan keadilan bagi para korban dan keluarganya, tetapi juga sebagai pembelajaran agar tragedi serupa tidak kembali terulang,” tegas Aprozi dalam rilis pers dikutip di Jakarta, Rabu (31/12/2025), dikutip dari Gemapos.
Ia menekankan bahwa evaluasi tersebut harus mencakup aspek keselamatan lansia, sistem proteksi kebakaran, kesiapan tenaga pengelola, hingga mekanisme evakuasi darurat.
Legislator Fraksi Partai Golkar itu menilai peristiwa di Manado menjadi peringatan keras bahwa pelayanan sosial yang dilandasi niat baik saja tidak cukup tanpa sistem perlindungan yang kuat.
Lansia, menurutnya, merupakan kelompok rentan yang sepenuhnya bergantung pada negara dan pengelola panti untuk menjamin keselamatan hidup mereka.
“Negara tidak boleh bersikap reaktif setelah korban berjatuhan. Pencegahan harus menjadi prioritas utama, dan itu hanya bisa diwujudkan melalui regulasi yang jelas, pengawasan yang konsisten, serta penegakan hukum yang tegas,” ujarnya.
Aprozi menegaskan, wafatnya para lansia dalam tragedi tersebut merupakan duka bersama sekaligus peringatan bagi seluruh pemangku kepentingan. Ia meminta negara hadir secara nyata untuk memastikan seluruh panti jompo benar-benar menjadi tempat yang aman, layak, dan manusiawi bagi para lansia, bukan justru membahayakan keselamatan mereka. {}













