Berita Golkar – Anggota DPR RI Christiany Eugenia Paruntu mengingatkan, pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) BUMN sebesar Rp 1 triliun untuk penanganan bencana di Sumatera harus diarahkan tidak hanya pada pembangunan hunian, tetapi juga pada pemulihan ekonomi masyarakat terdampak secara berkelanjutan.
Dana tersebut direncanakan untuk pembangunan sekitar 15 ribu unit hunian serta berbagai fasilitas pendukung bagi masyarakat terdampak bencana, sebagai bagian dari upaya pemulihan sosial dan ekonomi pascabencana.
Christiany menekankan pentingnya pelibatan UMKM lokal, penggunaan tenaga kerja setempat, serta pemanfaatan material dari daerah sekitar agar program tersebut memberikan efek berganda bagi perekonomian.
“Hunian memang penting, tetapi pemulihan ekonomi warga adalah kunci agar masyarakat bisa kembali mandiri dan bangkit secara berkelanjutan,” tegasnya dalam keterangan tertulis, Senin (5/1/2025), dikutip dari RakyatMerdeka.
Christiany menyatakan, DPR mendukung pemanfaatan dana CSR BUMN untuk kepentingan kemanusiaan. Namun demikian, ia menekankan pentingnya pelaksanaan program yang tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, penanganan pascabencana tidak boleh bersifat seremonial, melainkan harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan. “CSR BUMN harus hadir sebagai solusi nyata bagi korban bencana, bukan sekadar program administratif,” tegasnya.
Christiany menilai peran Danantara sebagai pengelola dan koordinator penyaluran dana CSR BUMN menjadi sangat krusial agar program dapat berjalan efektif dan terintegrasi.
DPR, lanjutnya, mendorong agar pembangunan hunian dan fasilitas umum, seperti sanitasi, sarana ibadah, serta ruang sosial, dilaksanakan dengan standar kelayakan yang jelas serta melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
Pelibatan ini dinilai penting agar hasil pembangunan bersifat berkelanjutan dan benar-benar mendukung pemulihan kehidupan warga.
Menutup pernyataannya, Christiany Eugenia Paruntu menegaskan bahwa DPR akan menjalankan fungsi pengawasan secara aktif terhadap penyaluran dan penggunaan dana CSR BUMN tersebut.
Ia berharap sinergi antara BUMN, Danantara, pemerintah, dan DPR RI dapat memastikan program berjalan efektif, akuntabel, serta berdampak nyata bagi masyarakat.
“Dengan pengawasan yang kuat dan pelaksanaan yang tepat, CSR BUMN dapat menjadi instrumen penting dalam membangun kembali wilayah terdampak bencana sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat,” pungkasnya. {}













