Berita Golkar – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meluruskan kabar simpang siur terkait penggunaan dana pinjaman Pemprov Kepri ke Bank Jawa Barat (BJB).
Ia menegaskan anggaran Rp400 miliar itu bukan untuk pembangunan proyek Jembatan Batam-Bintan (Babin), namun untuk pembangunan Monumen Bahasa Pulau Penyengat. “Bangun Monumen Bahasa itu penting, bisa jadi magnet pariwisata,” ujar Ansar, Jumat (23/1/2026).
Dana tersebut, kata Ansar, akan dialokasikan untuk memperkuat sektor kesehatan dan pariwisata serta budaya daerah. “Selain itu, kita alokasikan juga untuk pembangunan rumah sakit,” tambah Ansar, dikutip dari KabarBatam.
Pemerintah Provinsi juga menyiapkan anggaran khusus bagi pembangunan infrastruktur di berbagai kabupaten/kota. “Rp150 miliarnya untuk kabupaten/kota, kita banyak membangun infrastruktur di sana,” jelasnya.
Langkah ini merupakan jawaban konkret atas usulan masyarakat yang sempat tertunda realisasinya. “Pembangunan proyek infrastruktur tersebut usulan masyarakat yang sudah lama tertunda beberapa tahun lalu, sekarang kita realisasikan,” pungkasnya. {}













