Berita Golkar – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan mengakui bila warganya tidak nyaman aroma sampah yang menyengat. Walaupun status darurat penanganan sampah telah diperpanjang selama 19 hari ke depan.
“Permasalahannya apa sih selama ini truk sampah yang ada di Tangsel. Itu air lindi yang turun ke jalanan dan itu menimbulkan bau tidak nyaman untuk masyarakat,” ujar Walil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, Kamis (8/1/2026), dikutip dari RRI.
Karena, sambung Pilar, truk-truk yang lain spesifikasinya sangat terbatas sekali, oleh sebab itu pihaknya mempersiapkan truk yang terbaru dengan menyewa 27 unit. “Kalau kita beli kurang dari 27 unit dengan anggaran yang ada mungkin hanya bisa sekitar 10 atau 12 unit truk saja,” ucapnya.
Namun, lanjutnya, sewa lebih efektif, karena pada saat perbaikan pihaknya menyerahkan kepada penyedia pihak ketiga atau penyedia sewaan truk angkutan sampah. “Karena ada yang baru ya kita minta yang baru, kerusakan kita minta gantinya,” kata dia.
Menurut Pilar, 27 armada truk baru ini di bawahnya itu ada penampungan air lindi sebesar delapan liter kapasitasnya. Itu sangat membantu sekali pada saat sampah masuk ke amrol kemudian air lindi tumpah ke bak penampungan.
“Sehingga air lindi tidak bececeran di jalanan. Kemarin, pada saat truk ini digunakan ke Kota Serang, Alhamdulillah tuh air lindi tidak ada yang turun,” ujar Pilar.
Diketahui, Pemerintah Kota Tangsel memperpanjang status darurat penanganan sampah. Pasalnya, limbah warga menggunung masih disetiap sudut kota.
“Status tanggap darurat penanganan sampah diperpanjang awalnya berlakunya pada 23 Desember 2025-05 Januari 2026. Perpanjangan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kebersihan tetap maksimal dan kondisi kota kembali normal sepenuhnya,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangsel, TB Asep Nurdin, Rabu (7/1/2025).
Perpanjangan status, katanya setelah hasil evaluasi yang menunjukkan masih adanya tumpukan sampah di sejumlah titik. “Serta perlunya penanganan ekstra agar pengangkutan dan pembersihan berjalan optimal,” kata Asep. {}













