DPD 1  

DPP Resmi Tetapkan Kepengurusan DPD I Partai Golkar Kaltim 2025-2030

Berita Golkar – Teka-teki mengenai legalitas kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kalimantan Timur (Kaltim) hasil Musyawarah Daerah (Musda) XI akhirnya terjawab.

Ketua DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nomor: Skep-146/DPP/Golkar/I/2026 yang mengesahkan komposisi personalia untuk masa bakti 2025-2030.

Surat keputusan tertanggal 16 Januari 2026 ini ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Jenderal, Sarmuji.

Keputusan ini pun menandai pengukuhan dominasi Rudy Mas’ud yang kembali dipercaya menahkodai partai berlambang pohon beringin di Bumi Etam untuk periode kedua.

Kemenangan Rudy Mas’ud yang kini juga menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Timur dicapai secara aklamasi dalam Musda XI pada Juli 2025 lalu.

Menariknya, jika biasanya Musda Golkar Kaltim sarat akan dinamika panas antar tokoh, kali ini proses pergantian kepemimpinan berlangsung sangat harmonis.

Meski sempat muncul beberapa nama bakal calon, hingga batas akhir administrasi, hanya Rudy Mas’ud yang mengembalikan berkas persyaratan.

Faktor posisi Rudy Mas’ud sebagai gubernur dinilai menjadi magnet kuat yang berhasil mengonsolidasikan dukungan kader dari seluruh tingkatan.

Dalam susunan kepengurusan yang baru, Rudy Mas’ud kembali didampingi Sekretaris-nya yang lama.

Berikut adalah jajaran inti pengurus DPD Golkar Kaltim:

– Ketua: Rudy Mas’ud

– Sekretaris: Muhammad Husni Fahruddin (Ayub)

– Bendahara: Khairuddin

Sekretaris DPD Partai Golkar Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin mengungkapkan bahwa ada kemajuan signifikan untuk menatap perpolitikan Bumi Etam ke depan.

Golkar Kaltim menunjuk para ‘panglima’ pemenangan pemilu di 10 kabupaten/kota.

Nama–nama politikus yang mendominasi di daerah masing–masing Kabupaten/Kota didapuk untuk mengawal pemenangan partai Beringin ke depan.

Susunan Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu di seluruh Kabupaten/Kota:

1. Samarinda: Sapto Setyo Pramono

2. Balikpapan: Abdulloh

3. Penajam Paser Utara (PPU): Syahariah Mas’ud

4. Paser: Fadly Imawan

5. Kutai Kartanegara: Salehuddin

6. Kutai Barat: Muhammad Udin

7. Mahakam Ulu: Yohanes Avun

8. Bontang: Sutarno Wijaya

9. Kutai Timur: Budianto Bulang

10. Berau: Hadi Mustofa

Ia juga mengatalan bahwa total ada 132 pengurus yang diakomodasi dalam SK tersebut.

Komposisi ini merupakan perpaduan antara tokoh politik senior, profesional, mantan birokrat, hingga perwakilan pemuda.

“Komposisi ini mencerminkan keberlanjutan (continuity) dengan kombinasi senior dan junior, keberlanjutan dan stabilitas organisasi. Seluruh pengurus wajib memenuhi prinsip PDLT, yakni Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela,” tegas pria yang akrab disapa Ayub ini.

Ada pula, Wakil Ketua Bidang Eksekutif/Legislatif yang dijabat Andi Syamsul Bakhri Tanri.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM: Yusuf Mustofa

Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga (Ketua AMPG): Sayid Muziburrahman

Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan: Semi Permatasari.

“Semua kader punya hak dipilih dan memilih, bersuara dan disuarakan. Prinsip ini terus kami jaga,” imbuhnya, dikutip dari TribunKaltim.

Pasca terbitnya SK ini, DPD Golkar Kaltim akan segera tancap gas. Agenda terdekat adalah menggelar rapat pleno besar untuk memperkuat konsolidasi internal.

Langkah ini juga menjadi persiapan awal menyongsong Musda di tingkat kabupaten/kota serta dimulainya proses penjaringan calon kepala daerah di seluruh wilayah Kaltim. {}