Farah Savira Dukung Pemutihan Ijazah di Jakarta, Harap Bisa Buka Akses Lapangan Kerja

Berita Golkar – Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta dalam program Pemutihan Ijazah Tahap 4 kepada 1.897 siswa.

Farah berharap, melalui program ini tidak hanya berdampak dalam meringankan beban perekonomian warga, namun juga dapat memudahkan warga mencari pekerjaan yang sesuai.

“Kami juga ingin melihat apakah program Pemutihan Ijazah ini betul-betul bisa berdampak tidak hanya meringankan beban ekonomi masyarakat Jakarta yang harus menebus ijazah atau membayar biaya pendidikan di sekolahnya tapi juga apakah mereka bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan background maupun juga pengalaman,” ujar Farah kepada Akurat Jakarta, Senin (25/8/2025).

Ia menjelaskan, program pemutihan ijazah ini merupakan bukti nyata bahwa Pemprov Jakarta mendorong agar warganya bisa produktif bisa mendapatkan dan diterima di pekerjaan yang layak.

“Sehingga kami dari komisi E juga berharap tidak hanya sekedar bantuan pendidikan tapi juga melihat apakah warga yang mendapatkan program ini bisa mendapatkan pekerjaan karena itu yang utama,” katanya.

Anggota Komisi E itu pun berharap agar program ini dapat terus berlanjut karena program ini dapat membantu warga yang kesulitan dalam pengambilan ijazah.

“Kami berharap program ini bisa terus berlanjut tidak hanya sekedar melihat siapa yang memimpin Jakarta tapi memang ini program yang terus ada buat warga Jakarta,” tukasnya.

Diketahui, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyerahkan bantuan pemutihan ijazah Tahap IV Tahun 2025 kepada 1.897 siswa sekaligus melepas kegiatan Edutrip untuk 1.000 siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus di SMA Islam Said Naum, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis (21/8/2025).

Bantuan pemutihan ijazah Tahap IV senilai Rp7.698.788.800 disalurkan dalam tiga gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan hari ini, yang diberikan kepada 774 peserta didik dengan nilai bantuan sebesar Rp3.619.274.000.

Secara keseluruhan, sejak Tahap I hingga IV, bantuan yang sudah tersalurkan mencapai Rp12.037.585.571 untuk 3.212 peserta didik. {}