Firnando Ganinduto Apresiasi Langkah Danantara Bangun Kampung Haji di Makkah

Berita Golkar – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Firnando H Ganinduto menyambut baik langkah investasi yang dilakukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BP Danantara dengan membangun kampung haji di Makkah.

Firnando begitu ia disapa berharap, langkah investasi Danantara untuk membangun kampung haji di Makkah akan dapat memberikan manfaat bagi jemaah Indonesia.

“Harapan kami semua investasi Danantara termasuk yang dilakukan di kampung Haji Mekkah ini dapat memberikan benefit, keuntungan dan manfaatnya untuk masyarakat Indonesia. Jadi investasi yang dilakukan harus memberikan manfaat untuk rakyat kita yang melakukan ibadah haji,” kata Firnando kepada awak media di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Lebih lanjut, Firnando menekankan, investasi yang dilakukan Danantara harus bermanfaat untuk rakyat Indonesia lantaran setiap dividen BUMN merupakan uang milik seluruh warga negara Indonesia. Oleh sebab itu, Firnando menilai, setiap investasi harus memberikan hal yang positif dan baik bagi rakyat Indonesia.

“Bagi saya investasi itu harus bermanfaat bagi rakyat Indonesia karena semua uang danantara itu dan dividen dari BUMN itu uang rakyat jadi harapan saya semua investasi yang di investasikan di Danatara harus bermanfaat dan harus memberikan sesuatu yang positif dan baik bagi rakyat Indonesia,” imbuh dia, dikutip dari KedaiPena.

Meski demikian, Politikus muda Partai Golkar ini mengingatkan, ke depan agar Danantara juga dapat melakukan investasi di dalam negeri. Menurut Firnando, investasi di dalam negeri harus dikedepankan.

“Namun namanya investasi itu harus ada perhitungan-perhitungannya, investasi itu harus menguntungkan. Jika memang menguntungkan di luar negeri tidak apa apa juga tapi misalnya ada di dalam negeri harus dikedepankan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengatakan nilai investasi awal pemerintah Indonesia dalam pengembangan Kampung Haji Indonesia di Mekah, Arab Saudi, mencapai lebih dari 500 juta dolar AS atau setara Rp8,33 triliun.

Rosan, seusai menyampaikan laporan kepada Presiden RI Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, menyebut nilai tersebut digunakan untuk mengakuisisi hotel dan membeli lahan.

“Nilai pembeliannya total itu adalah 500 juta dolar lebih sedikit,” katanya saat ditanya terkait progres aktual Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi.

Rosan yang juga CEO Danantara mengatakan hotel yang diakuisisi pemerintah RI terdiri atas tiga tower setinggi 28 lantai di kawasan Tahrir, dengan luas lahan hotel sekitar 4.620 meter persegi.

Selain hotel, kata Rosan, pemerintah juga telah membeli lahan seluas sekitar 4,4 hektare di area yang sama. Dengan demikian, total luas kawasan Kampung Haji Indonesia yang telah dikuasai mencapai sekitar 5 hektare.

Lahan tersebut direncanakan menjadi lokasi pengembangan tahap lanjutan berupa pembangunan 13 tower tambahan serta satu pusat perbelanjaan untuk melayani kebutuhan jamaah haji dan umrah Indonesia.

Untuk pengembangan lanjutan tersebut, Rosan menyebut estimasi kebutuhan investasi masih bersifat tentatif, yakni berkisar antara 700 hingga 800 juta dolar AS. Sementara itu, nilai penawaran atau bidding untuk pembelian tanah secara keseluruhan berada di kisaran 750 juta dolar AS. {}