Gubernur Ansar Ahmad Tegaskan Ketahanan Keluarga Jadi Fondasi Pembangunan Kepri

Berita Golkar – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi harus ditopang oleh keluarga-keluarga yang harmonis, berketahanan, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Penegasan tersebut disampaikan saat pelantikan Pengurus Badan Penasihatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2025–2030 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (14/1/2026) malam.

Menurut Ansar Ahmad, keluarga merupakan unit dasar pembangunan sosial yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, penguatan institusi keluarga harus menjadi perhatian serius dalam setiap kebijakan pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau.

“Pembangunan Kepulauan Riau hanya akan berjalan berkelanjutan jika ditopang oleh keluarga yang harmonis dan berketahanan. Dari keluargalah nilai, karakter, dan kualitas generasi masa depan dibentuk,” ujar Ansar Ahmad, dikutip dari SiJoriKepri.

Pelantikan pengurus BP4 Kepri tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia yang juga Ketua Umum BP4 Pusat, Nasaruddin Umar. Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Zoztafia, resmi dilantik sebagai Ketua BP4 Kepri bersama 43 pengurus lainnya.

Gubernur Ansar Ahmad menilai BP4 memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan mental dan spiritual masyarakat, khususnya melalui pembinaan pra-nikah, pendampingan keluarga, serta mediasi persoalan rumah tangga.

Peran tersebut dinilai sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau 2025–2030, yakni mewujudkan Kepulauan Riau yang maju, makmur, dan merata.

Ia menekankan bahwa pembangunan yang hanya berfokus pada infrastruktur tanpa diimbangi penguatan nilai keluarga berpotensi menimbulkan berbagai persoalan sosial di kemudian hari. Karena itu, sinergi antara BP4 dan pemerintah daerah dinilai sangat penting.

“Penguatan keluarga adalah investasi sosial jangka panjang. BP4 menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan nilai-nilai keagamaan dan keharmonisan keluarga tetap terjaga di tengah dinamika masyarakat,” kata Ansar Ahmad.

Gubernur Ansar berharap kepengurusan BP4 Kepri yang baru mampu menjalankan perannya secara optimal, memperluas jangkauan pembinaan hingga ke seluruh wilayah Kepulauan Riau, serta aktif mendukung program-program strategis daerah dalam penguatan ketahanan keluarga. {}