Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud Ingatkan Anggaran Harus Efektif, Transparan dan Tepat Sasaran

Berita Golkar – Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud (Harum) menginstruksikan seluruh jajaran Pemprov Kaltim untuk lebih cermat dalam penyusunan program dan anggaran. Setiap kebijakan harus berorientasi pada kemanfaatan maksimal bagi masyarakat.

“Anggaran yang disusun harus efektif, efisien, akuntabel, transparan, dan tepat sasaran,” tegas Gubernur dikutip inibalikpapan.

Setop Manipulasi Anggaran, Fokus pada Kebutuhan Masyarakat

Gubernur Harum menegaskan tidak boleh ada rekayasa atau manipulasi dalam perencanaan anggaran. Setiap program yang dianggarkan harus benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat, bukan kepentingan segelintir pihak.

“Jangan sampai program terlihat bagus di atas kertas, tapi tidak bisa dieksekusi dengan baik. Timing sangat penting dalam pelaksanaan anggaran,” ujarnya.

Gubernur juga mengingatkan agar program yang diusulkan harus memiliki nilai unggulan dan urgensi tinggi demi kemajuan Kaltim dan kesejahteraan rakyat.

Silpa Bukan Tabungan! Harus Diminimalisir

Gubernur Harum menyoroti fenomena Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang kerap terjadi akibat perencanaan kurang matang.

“Silpa bukan tabungan! Jika anggaran yang tidak terpakai mencapai Rp5 triliun, ini menunjukkan ada masalah serius dalam perencanaan. Padahal, rakyat sangat membutuhkan realisasi program,” kritiknya.

Harum menekankan bahwa setiap anggaran yang sudah ditetapkan harus dieksekusi dengan optimal. Silpa yang tinggi menandakan bahwa banyak program gagal dijalankan, sementara kebutuhan masyarakat masih besar.

BPKAD Kaltim Diminta Sisir Anggaran Potensial Silpa

Untuk memastikan anggaran terserap maksimal, Gubernur Harum memerintahkan Kepala BPKAD Kaltim, Ahmad Muzakkir, untuk mengidentifikasi sejak dini anggaran yang berpotensi menjadi Silpa.

“BPKAD harus memonitor anggaran dari awal. Jika ada potensi Silpa, segera alihkan ke program prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Gubernur juga menekankan bahwa sektor pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam penganggaran.

“Pastikan program-program unggulan yang berdampak luas bagi masyarakat, terutama di sektor pendidikan, benar-benar terealisasi,” tandasnya.

Dengan instruksi tegas ini, Gubernur Harum ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran digunakan secara optimal untuk kepentingan masyarakat Kaltim. Tidak ada lagi program yang mandek, tidak ada lagi anggaran yang sia-sia. {}