Berita Golkar – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud memberikan kemudahan akses kesehatan bagi masyarakat kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dalam wujud bantuan satu ambulans terapung senilai Rp1,7 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).
“Kita ingin memastikan negara hadir hingga ke pelosok Sungai Mahakam. Ambulans ini adalah solusi agar evakuasi medis bisa dilakukan dengan standar keamanan tinggi tanpa harus menunggu transportasi reguler,” katanya saat kunjungan ke Ujoh Bilang, Rabu (7/1/2026), dikutip dari Antaranews.
Ia berharap, bantuan tersebut dapat memangkas hambatan geografis masyarakat yang tinggal di kawasan sungai, bahwa jarak tempuh dan jeram sungai yang menantang tidak boleh lagi menjadi penghalang warga untuk mendapatkan layanan darurat medis.
Ia juga mengatakan bahwa aspek keselamatan menjadi sorotan utama. Dengan bantuan ekskavator mini dan armada perahu polyethylene dari BPBD Kaltim, Mahulu diharapkan lebih tangguh menghadapi ancaman banjir dan longsor yang sering terjadi.
Ia menekankan bahwa kolaborasi antara BPBD, aparat, dan masyarakat menjadi kunci sistem penanggulangan bencana yang responsif.
Sisi ekonomi juga disentuh melalui pemberian fasilitas penunjang di Desa Wisata Batu Majang. Pembangunan toilet biotek dan panggung kesenian diharapkan mampu meningkatkan nilai tawar wisata lokal di mata turis mancanegara maupun domestik.
Pada kesempatan itu, ia juga menyerahkan bantuan bedah rumah bagi 50 keluarga di Kampung Bumi Urip Keriman.
“Pembangunan itu harus menyeluruh mulai dari kesehatannya, keselamatannya, hingga kelayakan tempat tinggalnya,” kata Rudy Mas’ud sebelum berlanjut meninjau proyek strategis Bandara Ujoh Bilang. {}











