Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud Siap Bantu Kembangkan Remaja Masjid Dengan Dana Pribadi

Berita Golkar – Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur (Wagub) Seno Aji menghadiri Safari Ramadan 2025 di Masjid Raya Baitul Muttaqien, atau yang biasa dikenal Islamic Center Samarinda, Rabu subuh (5/3).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sri Wahyuni, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Kaltim Dasmiah, Wakil Ketua III LPTQ Kaltim Jauhar Efendi dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim lainnya.

Safari Ramadan kali ini dihadiri oleh pelajar dari berbagai sekolah di Samarinda, seperti SMAN 3, SMK TI Airlangga, dan SMKN 9, serta anggota Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Baitul Muttaqien. Kegiatan dirangkai dengan salat subuh berjamaah, penyampaian tausiyah, sambutan gubernur hingga sesi dialog.

Dalam sesi dialog, siswa SMKN 2 Samarinda dan remaja masjid sangat antusias bertanya pada gubernur. Ketua IRMA Baitul Muttaqien, Hanafi, pun menanyakan apakah pemerintah memiliki program untuk mendukung IRMA di Kota Samarinda.

“Tadi bapak menyebutkan bahwa program bapak lebih berfokus pada pengurus dan marbot masjid. Dari banyaknya program, apakah ada yang mendukung kegiatan IRMA di Kota Samarinda. Jika ada, bagaimana realisasinya ke depan?,” tanyanya, dikutip dari NiagaAsia.

Selain itu, Wakil Ketua IRMA Lili Istiqomah juga turut bertanya tentang cara agar anak muda bisa lebih bersemangat menjalankan salat subuh berjamaah.

“Tadi bapak sudah memaparkan manfaat salat subuh, terutama bagi anak muda. Bagaimana kiat agar anak muda bisa semangat membangun kebiasaan salat subuh,” ujar Lili.

Masjid Ramah Anak dan Remaja

Menanggapi pertanyaan tersebut, Gubernur Provinsi Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan bahwa masjid harus menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak dan remaja.

“Masjid harus bisa menerima anak-anak dan remaja dengan baik. Jangan sampai mereka takut datang ke masjid hanya karena sikap pengurus yang terlalu kaku. Jangan garang kepada mereka,” terangnya.

Menurut orang nomor satu di Bumi Etam itu, apabila anak-anak terbiasa datang ke masjid sejak kecil, maka mereka akan menjadikannya sebagai kebiasaan saat dewasa.

“Saya sering membawa anak-anak ke masjid. Ketika mereka dewasa, mereka akan terbiasa. Begitu mendengar adzan, mereka langsung ke masjid. Memang harus dibiasakan sejak kecil,” tambahnya.

Masjid perlu fasilitas menarik untuk anak muda

Gubernur juga menyarankan agar masjid memiliki fasilitas yang menarik bagi generasi muda, seperti tempat diskusi, kopi, teh, dan minuman lainnya.

“Kalau perlu, masjid harus menyediakan tempat yang nyaman. Ada kopi, teh, minuman dingin. Mungkin awalnya mereka belum ikut salat, tapi setidaknya mereka tertarik dulu. Lama-lama mereka akan ikut beribadah,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti bakat anak muda yang bisa diarahkan ke kegiatan positif di masjid. Rudy Mas’ud sepertinya tahu betul bagaimana bakat-bakat tersebut disalurkan dengan baik.

“Banyak anak muda yang suaranya bagus saat bernyanyi di tepian sungai. Kalau mereka jadi muadzin di masjid, pasti suara adzannya merdu dan bisa menarik lebih banyak jamaah,” paparnya.

Dana Pribadi untuk Kegiatan Keagamaan

Dalam kesempatan itu, Gubernur Rudy Mas’ud juga menyatakan siap menggunakan dana pribadinya untuk mendukung kegiatan IRMA dan masjid.

“Kalau ada kegiatan IRMA atau program masjid, silakan ajukan. Insya Allah saya bantu dengan dana pribadi, tidak memakai APBD,” tegasnya.

Tips agar anak muda rajin salat Subuh

Menjawab pertanyaan tentang bagaimana cara membangun kebiasaan salat subuh, Gubernur menekankan bahwa niat dan tujuan yang kuat adalah kunci utama.

“Dalam hidup ini, kita harus punya tujuan. Kalau tidak ada tujuan, kita tidak akan punya motivasi. Begitu juga dengan salat subuh. Kalau niatnya sudah ada, insya Allah bisa,” pungkasnya.

Ia juga menegaskan bahwa kebiasaan seseorang menentukan masa depannya.

“Kalau sejak muda terbiasa melakukan hal baik, insya Allah saat tua pun tetap begitu. Tapi kalau terbiasa malas dan negatif, hasilnya juga akan negatif. Ayo bangun kebiasaan baik sedari sekarang,” ajaknya.

Melalui Safari Ramadan ini, Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji berharap semakin banyak generasi muda yang aktif di masjid dan membangun kebiasaan beribadah sejak dini. {}