Berita Golkar – Gubernur Papua Mathius Fakhiri menilai kinerja perekonomian Provinsi Papua sepanjang tahun 2025 menunjukkan arah positif dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 4,21 persen pada triwulan III 2025, tertinggi di wilayah Papua.
“Capaian tersebut mencerminkan ketahanan ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi nasional dan global yang masih berfluktuasi,” katanya di Jayapura, Jumat (2/1/2026).
Menurut Fakhiri, pertumbuhan ekonomi Papua pada triwulan III 2025 mencapai 4,21 persen di mana ini menjadi yang tertinggi di wilayah Papua dan menunjukkan ketahanan ekonomi daerah yang semakin baik.
“Pertumbuhan ekonomi yang baik juga di dukung oleh inflasi Papua tetap terkendali pada angka 2,51 persen secara tahunan (year on year), dengan inflasi November 2025 tercatat sebesar 0,08 persen,” ujarnya, dikutip dari PapuaTengah.
Dia menjelaskan kondisi tersebut dinilai turut menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
“Lalu pada sektor kesehatan juga angka harapan hidup masyarakat Papua telah mencapai 70,77 tahun meski begitu prevalensi stunting masih berada pada angka 28,6 persen sehingga menjadi perhatian serius pemerintah daerah melalui berbagai program intervensi yang terarah,” katanya.
Dia menambahkan, dan kini memasuki 2026, Pemerintah Provinsi Papua menetapkan visi pembangunan “Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni” dengan sejumlah prioritas, antara lain peningkatan kualitas sumber daya manusia, penurunan kemiskinan, penguatan perlindungan sosial, pemantapan keamanan daerah, pemerataan pembangunan, serta penguatan ekonomi rakyat berbasis potensi lokal.
“Kami optimistis dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Papua akan terus melangkah maju menuju kesejahteraan masyarakat yang lebih merata,” ujarnya. {}













