Berita Golkar – Ribuan orang rela antre di kantor Gubernur Kaltim untuk mendapatkan 1.000 infak dan sedekah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltim, dan sumbangan keluarga Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Rabu 2 April 2025.
Dari pantauan niaga.asia, antrean panjang warga yang mengular terlihat mulai pukul 11.00 Wita, mulai dari depan Kantor Bank Indonesia Perwakilan Kaltim sampai depan kantor Gubernur.
Masing-masing pengantre mendapatkan kupon untuk menerima uang tunai hingga Rp 100.000 per orang, di momen hari ketiga Lebaran Idulfitri ini.
Agus, 58 tahun, salah satu pengantre warga Samarinda yang tinggal di Sungai Kapih menerangkan, dia sangat terbantu dengan Halalbihalal dan pembagian infak serta sedekah hari ini, sebagai bentuk kepedulian kepala daerah kepada masyarakat Kaltim.
“Ini sebagai rangka pemerintahan mendekatkan diri kepada rakyat-rakyat kecil,” kata Agus, ditemui di sela antrean.
Menurut Agus, momen Halalbihalal ini menjadi contoh yang baik untuk mempererat tali silahturahmi dengan masyarakat Kaltim, yang tidak ditemukan di daerah lain. “Positif sekali. Dulu-dulunya tidak ada begini. Sekarang ada Halalbihalal bersama masyarakat,” ujarnya.
“Informasi ini kami dapatkan dari RT setempat, dan kami pun datang bersama keluarga setelah merayakan Idulfitri di hari pertama dan kedua,” tambah Agus.
Agus yang berprofesi sebagai ojek online itu, sehari-hari nya ini mengaku sengaja meliburkan diri sementara waktu, untuk bisa bertemu dengan Gubernur Kaltim yang baru.
“Sementara libur dulu narik sampai habis lebaran, karena ini momentum langka dan tidak mudah ditemukan di hari-hari biasa untuk bertemu Pak Gubernur Kaltim,” kata Agus.
Warga lainnya, Deni, 40 tahun, mengaku sudah ikut mengantre pukuk 09.00 Wita, setelah dia mendapatkan informasi Halalbihalal Gubernur Rudy Mas’ud bersama masyarakat, dari media sosial Instagram.
“Saya ke sini sama keluarga dan anak, Alhamdulillah dapat nasi dan kupon. Bagus aja adanya kegiatan begini, daripada di rumah aja nganggur sekalian bawa anak mencari berkah,” ujar Deni.
Deni yang bekerja sebagai honorer di salah satu kampus negeri sebagai tenaga teknis itu mengatakan, kupon-kupon yang dia dapatkan dapat ditukarkan untuk mendapatkan uang THR.
“Kegiatan ini bagus aja bisa diadakan terus, biar ada tambahan terus pas lebaran,” jelasnya.
Sementara Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengatakan, Halalbihalal dan berbagi bersama masyarakat Kaltim ini merupakan agenda yang ada setiap tahunnya, sejak dia belum menjadi Gubernur Kaltim.
“Hari ketiga di kantor Gubernur Kaltim ini, kami melaksanakan open house bagi seluruh lapisan masyarakat. Kita berbaur tadi dengan masyarakat,” terangnya.
Rudy menjelaskan kegiatan ini bertujuan membantu bersama masyarakat, yang membutuhkan. Terutama fakir miskin dan dhuafa.
“Hari ini pembagian infak dan sedekah kepada 1.000 orang yang menerima bantuan terdiri dari 300 orang dari BAZNAS Kaltim, dan sisanya dari kami sekeluarga secara pribadi,” jelasnya.
Menurut Rudy Mas’ud, peran BAZNAS Kaltim ini dalam membantu fakir miskin dan dhuafa sangat diperlukan, untuk menyejahterakan masyarakat Kaltim.
“BAZNAS Kaltim merupakan badan yang dibentuk oleh pemerintah, yang bertugas untuk pemberian mengolah zakat, infak dan sederkah,” ujarnya.
Rudy berharap para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltim dapat terus menyalurkan zakatnya di BAZNAS Kaltim.
“Pengelolaan zakat infak dan sedekah di Baznas Kaltim transparan, akuntabel dan tepat sasaran, untuk membantu perbaikan tempat ibadah, pemberian santunan kepada masyarakat Kaltim dan lainnya,” demikian Rudy Mas’ud. {}