Berita Golkar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mempertegas komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) lokal untuk menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN). Tahun depan, program UKT gratis akan diperluas ke seluruh universitas di Kaltim mencakup semester 1 hingga semester 8.
“Dana ini diharapkan segera meringankan beban mahasiswa sebagai generasi emas Kaltim. Bagi kami, pendidikan ini bukan cost (biaya) tetapi investasi Kaltim,” tegas Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.
Meskipun pendapatan asli daerah (PAD) Kaltim sempat dipangkas, hal itu tidak menyurutkan tekad Pemprov untuk memajukan pendidikan. Ia menambahkan bahwa program ini bertujuan memutus rantai kemiskinan dengan meningkatkan produktivitas masyarakat dengan standar minimal yang diharapkan yaitu lulusan S1.
“Gunakan segera (dana ini) untuk meringankan beban mahasiswa. Agar anak-anak Kaltim dapat mengenyam pendidikan tidak sebatas SMA/K, tetapi hingga jenjang S1-S3,” harapnya. Syaratnya pun sederhana, cukup minimum domisili Kaltim selama 3 tahun,” paparnya.
Rudy juga memberikan peringatan keras terkait penggunaan dana hibah ini yang merupakan amanah rakyat. “Tidak boleh ada penyimpangan atau penyalahgunaan. Penggunaan dana harus akuntabel dan tertib administrasi,” pesannya. {}













