Berita Golkar – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar, Hamka B Kady meninjau hasil Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah/IJD, ruas jalan Kalamassang–Moti di Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Sabtu (10/1/2026).
Pembangunan jalan sepanjang 3,9 kilometer itu telah rampung dan hasilnya kini dirasakan masyarakat. Proyek peningkatan jalan yang dibiayai APBN mencapai Rp21 miliar ini yang tadinya rusak kini mulus dan nyaman dilewati.
Sebelumnya, ruas jalan berstatus jalan kabupaten ini mengalami kerusakan cukup parah dan kerap dikeluhkan warga karena menghambat aktivitas sehari-hari. Melalui program IJD, Hamka B Kady memperjuangkan di DPR RI, Jakarta agar perbaikannya dapat menggunakan dana APBN.
“Alhamdulillah, jalannya sudah diperbaiki. Semoga keberadaan jalan ini dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bantaeng,” ujar Hamka B Kady di sela-sela peninjauan, dikutip dari FajarSulsel.
Lewat Inpres perbaikan jalan daerah itu pemerintah dan DPR menginginkan ada peningkatan ekonomi masyarakat. Pasalnya, jika jalan-jalan daerah tidak mendapat perhatian pemerintah, maka alur distribusi logistik akan terganggu dan kehidupan masyarakat juga akan terganggu.
“Saya berharap masyarakat sekitar agar menjaga infrastruktur ini dengan baik. Karena tidak semua daerah mendapatkan bantuan pembangunan jalan melalui dana APBN. Jaga dan rawat agar berkah bagi kita semua,” pesan anggota DPR tiga periode itu.
Apresiasi juga datang dari pemerintah desa dan masyarakat setempat. Kepala Desa Layoa, Sufriadi, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan perjuangan Hamka B Kady terhadap infrastruktur di wilayahnya.
“Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Hamka B Kady. Berkat perjuangan beliau di pusat, jalan Kalamassang–Moti kini diperbaiki menggunakan dana APBN,” ungkapnya.
Dalam peninjauan tersebut, Hamka B Kady turut didampingi PPK Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, Irfan Gani, ST, serta sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Bantaeng. {}













