DPP  

Henry Indraguna Apresiasi Putusan Partai Golkar Usung Pasangan Gibran-Prabowo: Pro Anak Muda!

Berita GolkarAnggota Dewan Pakar Partai Golkar Dr Henry Indraguna merespon positif Partai Golkar yang telah mengusung Gibran Rakabuming Raka sebagai calon pendamping atau bakal calon presiden (Bacapres) Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.

Henry Indraguna menilai sosok Wali Kota Solo itu, merupakan representasi anak muda yang berprestasi, bertanggung jawab dan akan mampu membawa Indonesia menuju Negara maju dengan segala ide dan gagasan segar khas anak muda.

“Sosok Gibran bisa menjadi contoh dari orang Solo yang tidak banyak bicara tapi konkret dalam menuntaskan program kerja. Semua itu bisa dibuktikan dengan rekam jejaknya selama memimpin Solo sebagai Wai Kota,” ungkap Henry yang tercatat sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) DPR RI Dapil Jateng V (Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali) ini.

Tak hanya itu, jika Gibran masuk Golkar melalui Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI), kata Henry, hal ini sangat selaras dengan semangat AMPI yang konsisten mengusung perubahan.

“Cocok kan, anak muda memang simbolnya perubahan. Tentunya, Gibran akan bisa menjadi representasi AMPI yang mengusung perubahan. Apalagi, Ketua Umum Airlangga selama ini sangat membuka diri dengan sosok-sosok muda untuk tampil menjadi pemimpin di bidangnya masing-masing,” sebut Henry Indraguna kepada redaksi Golkarpedia.

“Baik di legislatif maupun di eksekutif termasuk anggota Kabinet Pak Jokowi, ada Menpora Dito dan Wamendag Jerry Sambuaga. Juga Kepala Daerah, Bupati dengan usia under 40 (di bawah 40 tahun). Kenapa? Karena Golkar merupakan partai yang senantiasa menyelaraskan diri dengan perkembangan zaman dan mampu menjawab tantangan menuju kemajuan,” bebernya.

Ketua PPK Kosgoro 1957 ini menyatakan kehadiran Gibran sebagai elemen anak muda, seperti yang diharapkan oleh mayoritas pemilih, akan mampu mendukung Prabowo Subianto untuk memenangkan Pilpres 2024.

“Apalagi, Golkar sendiri memiliki basis massa yang kuat, mulai dari perkotaan hingga pedesaan. Kolaborasi Prabowo dan Gibran, yang didukung oleh Golkar akan memperbesar peluang kemenangan di Pilpres 2024 nanti,” ucapnya.

Henry mengamini pernyataan Ketum Airlangga bahwa Golkar telah menegaskan akan konsisten memberikan ruang bagi under 40 years untuk tampil sebagai calon pemimpin di jabatan publik. Namun juga memastikan bahwa calon pemimpin nasional yang akan datang tetap dapat melanjutkan pembangunan yang ditorehkan pemimpin sebelumnya. Dan akan memberikan spirit baru bagi kemajuan bangsa.

Adapun rekam jejak Gibran yang dapat dijadikan tolok ukur kepantasannya didapuk menjadi pendamping Prabowo, adalah berbagai penghargaan dan inovasi yang sudah dilakukan selama menjadi Wali Kota Solo.

Tercatat, selama memimpin, Gibran berhasil mempersembahkan Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, yang menjadi penanda komitmen Pemkot Solo dalam pelayan kesehatan masyarakat yang luas dan berkualitas.

Selain itu, Gibran juga mempersembahkan penghargaan Digital Government Award dari KemenPAN-RB, peringkat ke- 3 penghargaan kinerja terbaik tingkat kota dari Kemendagri, dan tercapainya laporan keuangan dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian.

Pengacara kondang ini juga menyebut prestasi Gibran berhasil menghadirkan pengelolaan sampah dengan teknologi yang modern melalui inovasi terdepan dengan mengubahnya menjadi energi listrik yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat Solo.

“Rangkaian penghargaan itu, sudah menjadi bukti bahwa Gibran adalah sosok yang bisa kerja, konsisten dan penuh tanggung jawab serta memberikan kebermanfaatan masyarakat. Sehingga tak salah rasanya, jika Prabowo menjatuhkan pilihannya pada sosok muda yang berprestasi, seperti Gibran,” kata Henry.

Majunya Gibran sebagai calon orang nomor dua negeri ini, lanjut Henry, juga akan menjadi sumber inspirasi para generasi muda untuk tumbuh dan berkembang menjadi sosok yang seperti Gibran.

“Sudah saatnya, yang muda maju dan mulai mengambil alih estafet kekuasaan untuk membawa Indonesia menuju Negara yang berkeadilan social bagi seluruh masyarakatnya, seperti yang disebutkan dalam konstitusi kita, Dari satu Gibran, akan tumbuh Gibran lainnya, dan bersama-sama akan membawa kebaikan bagi Negara ini,” pungkasnya. {redaksi}