30 November 2019

Berita Golkar - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar Dave Laksono mempertanyakan urgensi dari pelaksanaan reuni yang dilakukan Persaudaraan Alumni (PA) 212 pada 2 Desember mendatang.

Selain itu, Dave juga mempertanyakan apa tujuan dari penyelengaraan yang rencananya akan digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat tersebut. "Apa yang ingin dikejar? Apa hanya untuk ngumpul-ngumpul saja, menunjukkan kekuatan? Lalu untuk apa?" ucap Dave, Jumat (29/11/2019).

Pasalnya, menurut Dave, aksi 212 yang dilakukan pada 2 Desember 2017, menyerukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah melakukan penistaan agama.

Baca Juga: Fadjroel Rachman Bantah Istana Intervensi Pemilihan Ketum Golkar

"Pemilu sudah selesai, Pilkada sudah selesai, Pak Ahok sudah masuk penjara, sudah keluar malahan. Jadi apalagi yang mau diharapkan? Gitu," paparnya.

Anggota Komisi I DPR RI ini berharap, rencana aksi tersebut dipertimbangkan kembali, jika tujuannya hanya untuk berkumpul, menunjukkan kekuatan, serta memamerkan massa yang besar.

"Jadi kepentingannya untuk apa? Kecuali memang ada pertimbangan lain, ya oke. Tapi kalau misalnya hanya untuk menunjukkan kekuatan, memiliki massa yang besar, itu semua targetnya untuk apa? Itu yang harus dipertimbangkan lah," ujar Dave. {nasional.okezone.com}

fokus berita : #Dave Laksono


Kategori Berita Golkar Lainnya