08 Agustus 2021

Permudah Masyarakat Jadi Kader Beringin, Golkar Sulsel Diberi Kewenangan Terbitkan KTA

Berita Golkar - DPP Partai Golkar akan menyerahkan kewenangan penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada DPD I. Tentunya hal itu akan lebih mempermudah proses menjadi kader partai Golkar.

Hal tersebut diketahui saat Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto memimpin rapat secara virtual bersama ketua-ketua DPD I se Indonesia. Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe mengatakan, penyampaian pak Ketum dan Pak Sekjen Golkar adalah desentralisasi pembuatan KTA yang akan diserahkan ke masing-masing DPD I.

"Kita telah mendengar arahan dari Pak Ketum dan Pak Sekjen, ada desentralisasi pembuatan KTA yang akan diserahkan ke masing-masing DPD I," katanya via rilis, Sabtu (7/8/2021).

Baca Juga: Lamhot Sinaga Serahkan CSR PLN Dan Inalum Kepada Gereja GKPI Doloksanggul Humbahas

"Nanti softwarenya tetap dari DPP Golkar," ucap Taufan Pawe.

"Jadi datanya terintegrasi dari daerah ke pusat," jelasnya.

Pihaknya memaparkan, sesuai arahan Sekjen Lodewijk Paulus, kewenangan DPD I dalam menertibkan KTA untuk mengefektifkan infrastruktur Partai Golkar.

"Sesuai arahan Sekjen Lodewijk Paulus, kewenangan DPD I dalam menertibkan KTA mengefektifkan infrastruktur Partai Golkar," ujarnya.

"Partai Golkar tak ingin masalah administrasi menghambat kinerja kader di daerah dalam membesarkan partai," tandasnya.

Baca Juga: Golkar Jadi Parpol Pertama Yang Gelar Vaksinasi COVID-19 di Provinsi Papua

"Apalagi target Golkar ingin memenangkan seluruh event politik dan memenangkan Airlangga Hartarto sebagai Presiden pada Pemilu 2024 nanti," pungkasnya.

Taufan mengungkapkan masalah pendataan dan administrasi KTA akan cepat selesai sehingga kita betul-betul harus siap tempur. "Masalah pendataan dan administrasi KTA akan cepat selesai. Sehingga kita betul-betul harus siap tempur," paparnya.

"Sehinga di tahun 2024 Partai Golkar akan menjadi pemenang dan simbol kemuliaan partai kita Bapak Airlangga terpilih menjadi Presiden," tandas Wali Kota Parepare dua periode ini.

"Dengan sistem-sistem terintegrasi seperti ini tentunya akan lebih mengifisienkan kinerja para kader," imbuhnya.

Baca Juga: Rudy Mas’ud Sanjung Kerja Keras Menko Airlangga Bangkitkan Ekonomi Indonesia

Tunda Pelaksanaan Musda

Partai Golkar Sulawesi Selatan di bawah komando Taufan Pawe memutuskan mengundur kelanjutan Musyawarah Daerah atau Musda Golkar di sejumlah kabupaten kota. Wali Kota Parepare itu beralasan Partai Golkar Sulsel ingin patuh dan menghargai keputusan pemerintah soal pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Apalagi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bertugas sebagai pengendali penanganan pandemi Covid-19 dan penanganan ekonomi. Airlangga Hartarto bertugas sebagai ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

"Melihat pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM, maka kita atur kembali jadwal musda Golkar kabupaten kota yang belum. Jadi kita kasih redah-redah dulu Covid-19," kata Taufan Pawe saat dihubungi tribun-timur.com, Kamis (5/8/2021).

Baca Juga: Anthon Sihombing: Yang Kritik Jokowi Soal Penanganan COVID-19 Hanya Cari Panggung Buat Pilpres 2024

Kedua, Taufan Pawe beralasan ingin mencari figur calon ketua Golkar daerah yang betul-betul berkualitas. Ia menggunakan istilah tidak ingin membeli kucing dalam karung. Menurutnya ia ingin mencari figur tepat yang bisa mempertahankan dominasi Partai Golkar di pemilu legislatif Sulsel 2024.

"Kita pakai pendekatan kualitas untuk bangun Golkar baru. Jadi pendekatan hasil, kualitas yang diharapkan ada kemampuan DPD I dengan DPD II betul-betul yang ditemukan kader yang bisa besarkan partai Golkar," tuturnya.

Taufan Pawe melanjutkan, setelah gelaran musda 24 kabupaten kota, maka ia akan menentukan sikapnya apakah maju Pilgub 2024 atau tidak.

"Saya akan bersikap (maju Pilgub Sulsel) setelah 24 DPD II selesai musda dan telah terbentuk kepengurusannya. Yang jelas saya persiapkan dulu infrastruktur partai sebagai bentuk wujud hadirnya Golkar baru untuk Sulsel, kader golkar diposisikan sebagai subjek, Golkar baru akan hadir dengan tanpa bayar-bayaran," jelasnya.

Baca Juga: Minta KPPPA dan KPAI Data Yatim Piatu Dampak COVID-19, Bamsoet: Berikan Beasiswa Hingga Kuliah

Sejauh ini dari 24 kabupaten kota Golkar, baru 16 daerah sudah menggelar Musda. Artinya masih ada 8 daerah belum memiliki ketua definitif. Hal senada disampaikan Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulsel Marzuki Wadeng.

Ia mengatakan sejumlah DPD II sudah mengajukan jadwal, namun DPD I belum bisa menyetujui karena pertimbangan pandemi Covid-19.

"Jadi bukan diundur, tapi memang belum ada jadwal ditetapkan. Yang berjalan adalah tahapan pelaksanan musda, pendaftaran musda, verifikasi, melapor ke DPD I kapan ditetapkan. Kemudian diundang fit and proper test," katanya.

"Setelah itu ditetapkan jadwal. Kita yang revisi supaya betul-betul jalan seusai tahapan dan tidak ada calon merasa disegerakan. Sebenarnya Lutra, Palopo sudah harus diselesaikanan setelah Bulukumba, tapi kita tunda dulu karena sangat mengerihkan ini kasus Covid-19," katanya.

Baca Juga: Jokowi Resmikan RS Modular Pertamina, Nusron Wahid Apresiasi Kesigapan Erick Thohir dan Pertamedika

Berikut nama-nama 16 ketua DPD II terpilih

1. Bupati Selayar Muh Basli Ali terpilih secara aklamasi di Musda Golkar Selayar.

2. Kedua, Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang terpilih aklamasi di Golkar Toraja Utara.

3. CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin aklamasi pimpin Golkar Makassar.

4. Mantan Calon Bupati Pangkep Andi Ilham Zainuddin aklamasi nakhodai Golkar Pangkep.

5. Kemudian dr Baso Rahmanuddin terpilih memimpin Golkar Wajo.

6. Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari memimpin Golkar Maros.

7. Kontestan Pilkada 2018 Usman Marham aklamasi memimpin Partai Golkar Pinrang.

Baca Juga: Diapresiasi Pasang Baliho di 44 Titik, Taufan Pawe Tegaskan Golkar Sulsel Solid Menangkan Airlangga

8. Zulkifli Zain terpilih memimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Sidrap.

9. Patahudding terpilih memimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Luwu.

10. Andi Kaswadi Razak memimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng.

11. Iksan Iskandar memimpin Partai Golkar Jeneponto.

12. Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi terpilih aklamasi pimpin Golkar Bone.

13. Golkar Gowa Ambas Syam terpilih secara aklamasi

14. Golkar Bantaeng Muhammad Meyrza Farid Arman terpilih aklamasi

15. Golkar Sinjai Wakil Bupati Sinjai Andi Kartini Ottong

16. Golkar Takalar Zulkarnaen Arief. {makassar.tribunnews}

fokus berita : #Taufan Pawe