Berita Golkar – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menegaskan bahwa ruang digital tidak dapat dikelola oleh satu pihak. Terlebih hal tersebut ditekankannya, untuk konektivitas digital, menjadi prioritas layanan publik esensial.
Konektivitas digital itu menyangkut diungkapkannya, terkait keselamatan masyarakat saat krisis dan memastikan pelayanan tetap berjalan dalam kondisi apa pun. Sehingga Menkomdigi menuturkan, kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi utama, dalam pengelolaan ruang digital yang sehat.
Dari titik inilah Meutya mengatakan, pemerintah telah menyusun sejumlah kebijakan infrastruktur digital nasional. Kebijakan tersebut ditekankannya, dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat, jika dijalankan bersama dan diuji langsung di lapangan.
“Dunia digital bukan ruang yang bisa dijaga oleh satu pihak. Regulasi tidak akan bermakna tanpa kepatuhan, dan kebijakan tidak akan berdampak tanpa keterlibatan semua pihak,” kata Meutya dalam keterangan resminya yang diterima RRI.co.id, Jakarta, Selasa (23/12/2025).
Lebih lanjut diungkapkannya, dalam kolaborasi tersebut terdapat lima sektor yang menjadi fondasi utama agar kebijakan tersebut dapat berjalan. Kelima sektor tersebut dirincikannya, sektor pemerintah, operator telekomunikasi, industri, dan mitra kerja.
Meutya menilai kelima sektor tersebut, berperan penting dalam memastikan ketersediaan akses jaringan internet. Bahkan tidak hanya itu, sektor-sektor tersebut juga untuk memastikan kehadiran kebutuhan masyarakat terkait akses telekomunikasi yang paling dibutuhkan. “Sinergi menjadi kunci. Terutama, di sektor yang bergerak secepat ranah digital,” ujarnya. {}













