DPP  

Nasdem Dukung Prabowo-Gibran, Partai Golkar Tak Takut Jatah Menteri Berkurang

Berita Golkar – Presiden terpilih Prabowo Subianto sore ini menerima kunjungan balasan dari Ketum NasDem Surya Paloh. Silaturahmi yang dilakukan Prabowo dan Paloh seolah memberi sinyal bahwa NasDem akan bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan.

Soal itu, Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia mengaku tidak khawatir partainya akan kekurangan jatah di kabinet jika pada akhirnya NasDem bergabung dengan koalisi.

“Makanya saya kira Pak Prabowo pasti sudah punya rumusan sendiri, yang itu sudah rumusan itu sudah muncul pembicaraan antara ketua umum partai politik terutama yang di Koalisi Indonesia Maju,” kata Doli di Kemensetneg, Jakarta, Kamis (25/4).

Doli yakin siapa pun parpol yang nantinya memutuskan bergabung dengan koalisi sudah atas kesepakatan antara Prabowo dan ketum partai Koalisi Indonesia Maju.

“Tentu saya kira itu sudah ada kesepahaman antara Pak Prabowo dengan ketua umum Partai Golkar, ketua umum Partai PAN, Demokrat, dan lain-lain yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPP Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan akan ada pertemuan lanjutan antara Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan partai politik lain yang akan bergabung. Acara tersebut sekaligus syukuran setelah Pilpres 2024.

“Kita akan ada agenda pertemuan bersama itu nanti pada bulan Mei sekaligus syukuran bersama setelah selesainya Pemilihan presiden,” kata Dasco di Jl. Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Kamis (25/4).

Dasco mengkonfirmasi pertemuan KIM pada Mei nanti akan turut mengundang NasDem dan PKB. “Iya, [termasuk NasDem-PKB]” ucapnya. {sumber}