DPP  

PDIP Nilai Elektabilitas Partai Golkar Turun Karena Dasi Kuning Jokowi, Meutya Hafid: Senyumin Saja

Berita Golkar – Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyinggung elektoral Partai Golkar yang turun berkaitan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang nyaman memakai dasi kuning. Wakil Ketua Umum Partai Golkar Meutya Viada Hafid hanya tersenyum merespons Hasto. “He-he, kalau saya sih senyumin saja,” kata Meutya saat dihubungi, Jumat (22/12/2023).

Meutya meminta agar Hasto menunggu hingga bulan Februari 2024. Dia menyebut Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto serta jajaran terus bergerak mengkonsolidasikan partai demi naiknya elektabilitas Golkar.

“Nanti tunggu Februari aja. Yang penting kita kerja terus. Pak Ketum Airlangga juga terus keliling, telah ke Jateng, Lampung, Sumut, dan esok rencana akan ke Jatim dan Yogya. Untuk konsolidasi partai. Target kita naik. Nanti kita liat Februari ya,” ucapnya.

Senada dengan Meutya, Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily juga merespons Hasto. Dia heran Hasto menilai elektabilitas Golkar turun jelang Pemilu 2024. “Siapa yang turun? Justru Golkar suaranya stabil dan cenderung naik dalam Pemilu 2024 ini,” ucapnya.

Dia juga menilai ada partai yang sangat khawatir saat Jokowi memakai dasi warna kuning. Selain itu, kata dia, ada juga partai yang turun elektabilitasnya karena berhadapan dengan Jokowi.

“Justru kami melihat ada yg sangat khawatir dan memiliki kekhawatiran tingkat tinggi jika Presiden Jokowi berdasi kuning dan tidak mendukung partai tertentu. Berbagai survei selama ini menyebutkan ada partai yang elektabilitasnya cenderung turun karena belakangan ini justru menghantam kebijakan Presiden Jokowi sendiri,” ujar dia.

Hasto Singgung Elektabilitas Golkar Turun

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengaku nyaman mengenakan dasi warna kuning saat bertolak ke Jepang. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyinggung elektoral Partai Golkar yang turun.

“Ya karena kan elektoralnya turun, Partai Golkar. Kalau PDI Perjuangan ini kita partai yang terus melakukan perbaikan-perbaikan. Kami punya badan penanggulangan bencana, kami punya Kapal Laksamana Malahayati,” kata Hasto di DPP PDIP, Jakarta Pusat, Jumat (22/12).

Hasto mengatakan PDIP menjadi partai yang kuat karena dukungan rakyat. Dia pun optimistis PDIP akan menang dalam kontestasi politik mendatang. “Sehingga bagi kami, PDI Perjuangan kekuatan dengan rakyat itu adalah suatu fundamen yang sangat penting di dalam memenangkan pemilu. Bukan orang per orang,” ujarnya. {sumber}