Berita Golkar – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegur Camat Pondok Aren, Hendra, yang tidak hadir dalam rapat koordinasi penanganan sampah.
Menurut dia, ketidakhadiran Camat Hendra dinilai tidak tepat mengingat Tangsel sedang berada dalam status darurat sampah yang membutuhkan perhatian penuh aparatur wilayah.
“Kita baiknya berfokus dulu kepada masalah penanganan sampah. Karena apa? Masyarakat di Pondok Aren sangat membutuhkan langkah-langkah strategis. Langkah-langkah bijak daripada pemerintah daerah, yaitu kewilayahan,” ujar Pilar di Serua, Ciputat, Tangsel, Kamis (15/1/2026).
Pilar menjelaskan bahwa Camat Hendra beserta para lurah-lurahnya memang sudah merencanakan agenda liburan ke Bandung dari jauh-jauh hari. Namun, saat rencana itu hendak direalisasikan, mereka tidak meminta izin kepada Pilar yang saat itu memimpin rapat.
“Sebetulnya mereka sudah merencanakan dari sebelumnya. Cuma tidak disampaikan bahwa mereka mau mengadakan itu,” kata dia, dikutip dari Kompas.
Karena Camat Hendra tidak hadir, akhirnya rapat koordinasi tersebut hanya dihadiri sekretaris lurah dan staf kecamatan. Padahal, menurut Pilar, rapat itu penting untuk memastikan seluruh instruksi penanganan sampah tersampaikan hingga tingkat kelurahan.
“Pesan dari kami dan dari DLH sudah disampaikan. Terkait masalah penanganan sampah sampai tingkat bawah,” jelas dia.
Akibat masalah itu, Camat Hendra telah diberikan peringatan langsung oleh Pemkot Tangsel untuk memprioritaskan penanganan sampah. Ia tidak ingin ada aparatur yang justru meninggalkan wilayah saat masyarakat menghadapi dampak penumpukan sampah.
“Saya memberikan peringatan kepada teman-teman camat dan lurah untuk melihat situasi lah. Kita sedang dalam kondisi krisis sampah,” ucap Pilar.
Sebelumnya, Camat Hendra, disebut tidak hadir dalam rapat koordinasi penanganan sampah di Tangsel yang berlangsung pada Jumat (9/1/2026). Kabar ketidakhadiran Hendra tersebut beredar di media sosial dan memunculkan berbagai spekulasi.
Salah satunya, yakni dugaan bahwa ia pergi berlibur bersama sejumlah lurah di wilayah Pondok Aren ke Bandung, Jawa Barat. Hendra membenarkan bahwa pada hari itu dirinya tengah mengikuti kegiatan bersama para lurah di Bandung.
la menjelaskan, kegiatan tersebut telah direncanakan jauh hari sebelum adanya undangan rapat dan bukan merupakan kegiatan mendadak. “Itu agenda sudah lama. Mereka, lurah-lurah sudah patungan, sudah dibayarin apa-apanya, masa saya enggak ikut, enggak enak juga,” ujar Hendra saat dihubungi Kompas.com, Selasa (13/1/2026). {}













