DPD II  

Polemik Konfercab, Ribuan Kader PDIP Brebes Disebut Nyebrang ke Partai Golkar

Berita GolkarPolemik Konferensi Cabang (Konfercab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, berbuntut panjang. Ketidakpuasan dan kekecewaan terhadap hasil Konfercab DPC PDI Perjuangan Brebes membuat ratusan kader mundur, hingga ‘nyebrang’ ke partai lain.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Brebes, Cibandono Andi Arifin mengklaim, sebanyak 3.000 simpatisan dan kader PDI Perjuangan Brebes siap bergabung dengan Partai Beringin.

Dia memastikan, pihaknya akan menerima simpatisan dan kader Partai Banteng yang ingin bergabung, untuk bersama-sama membangun Kabupaten Brebes.

“Banyak yang sudah menghubungi saya, mereka mengaku dari simpatisan dan kader PDI Perjuangan. Mereka berniat masuk Partai Golkar,” ujar Andi di Brebes, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (15/1/2026), dikutip dari RM.

Diketahui, sejumlah kader mendatangi kantor DPC PDI Perjuangan Brebes, untuk menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan atribut partai, sebagai pernyataan mundur dari Partai Banteng, Sabtu (10/1/2026). Mereka juga menyerahkan surat pernyataan bermaterai, mewakili Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan ranting di Kecamatan Bulakamba dan Bumiayu.

Lantaran tidak ditemui pengurus DPC PDI Perjuangan Brebes, para kader dan simpatisan itu menaruh KTA, surat pernyataan, serta sejumlah atribut partai di depan halaman kantor DPC PDI Perjuangan Brebes.

Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bulakamba, Dede Nur Erozi mengatakan, dirinya bersama sejumlah kader di Kecamatan Bulakamba mengundurkan diri lantaran kecewa terhadap hasil Konfercab DPC PDI Perjuangan Brebes di Semarang, Minggu (28/12/2025).

Dia menyebut, proses pemilihan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes penuh kontroversi, serta tidak memenuhi aspirasi mayoritas struktur di tingkat bawah.

“Banyak usulan teman-teman terkait Konfercab, tapi yang diputuskan bukan dari yang kami usulkan,” ujarnya di Brebes, Jateng, Sabtu (10/1/2026).

Melanjutkan keterangannya, Andi mengatakan, simpatisan dan kader PDI Perjuangan yang akan pindah ke Partai Golkar lebih dari 3.000 orang. Namun, dia enggan mengungkap lebih lanjut tentang data atau nama para kader dan simpatisan Partai Banteng yang akan bergabung.

“Mereka berasal dari berbagai daerah (kecamatan dan kelurahan/desa) di Kabupaten Brebes. Sejauh ini, sekitar 3.000-an kader dan simpatisan yang menyatakan siap bergabung dan berjuang bersama Partai Golkar,” tuturnya.

Terpisah, kader senior PDI Perjuangam Brebes, Suroso membenarkan, sejumlah simpatisan partainya mundur lantaran kecewa dengan hasil Konfercab, yang menetapkan Cahrudin sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Brebes periode 2025–2030. Menurutnya, proses penetapan Ketua DPC tidak berjalan secara demokratis, dan kurang melibatkan kader di tingkat bawah.

“Kami kecewa. Ini bukan soal figur, tapi soal marwah partai yang harus dijaga,” ujarnya.

Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Brebes itu menambahkan, kekecewaan itu mendorong sejumlah kader dan simpatisan, mengambil langkah mundur dari keanggotaan partai. Mereka telah menyerahkan KTA, dan surat pengunduran diri ke Kantor DPC PDI Pejuangan Brebes, Sabtu (10/1/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan.

“Banyak yang tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan. Seolah-olah keputusan sudah ditetapkan sejak awal, kader tidak dihargai meski telah berjuang dan berkontribusi bagi partai,” tegasnya.

Sementara, Ketua DPC PDI Perjuangan Brebes terpilih, Cahrudin menyatakan, pengunduran diri merupakan hak pribadi masing-masing kader. Dia memastikan, pelaksanaan Konfercab berjalan sesuai mekanisme partai.

“Sidang Konfercab, disaksikan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Ibu Puan Maharani. Jika masih ada pihak yang merasa tidak puas, kami sangat menyayangkan,” katanya.

Meski begitu, Cahrudin mengingatkan tentang pentingnya persatuan dan konsolidasi internal, untuk menghadapi tantangan politik ke depan. “Ada perbedaan pendapat, itu wajar. Tapi, saya sangat berharap dan meminta, mari kita bergabung untuk menghadapi tantangan ke depan yang semakin berat,” ajaknya.

Cahrudin memastikan, pihaknya akan merangkul seluruh kader, dan hal itu telah dibuktikan dalam kepengurusan DPC PDI Perjuangan Brebes. Dia memastikan, periode kepemimpinannya akan berjalan secara inklusif, dan mengakomodasi semua faksi dalam struktur DPC.

“Kami mengakomodasi semua gerbong yang ada. Itu sepengetahuan Ibu Puan Maharani dan sepengetahuan Bapak Haji Indra Kusuma,” tandasnya. {}