Berita Golkar – Anggota Komisi XII DPR dari Fraksi Partai Golkar, Rusli Habibie menilai capaian lifting migas nasional pada 2025 yang berhasil melampaui target APBN mencerminkan keberhasilan pemerintah dalam memulihkan kinerja sektor hulu migas setelah bertahun-tahun menghadapi tekanan penurunan produksi.
Menurut Rusli, keberhasilan tersebut bukan sekadar capaian angka produksi, tetapi juga menjadi indikator membaiknya tata kelola dan efektivitas kebijakan di sektor migas nasional.
Hal ini dinilai penting dalam menjaga keberlanjutan industri migas di tengah tantangan lapangan tua dan kebutuhan investasi yang besar.
Ia menyampaikan, kepemimpinan Bahlil Lahadalia selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral telah membawa perubahan nyata dalam pola pengambilan keputusan dan penyelesaian persoalan di sektor hulu migas.
Pendekatan yang lebih langsung, cepat, dan berbasis eksekusi dinilai mampu merespons persoalan teknis yang selama ini menghambat produksi.
“Keberhasilan melampaui target lifting migas APBN menunjukkan bahwa kebijakan yang dijalankan Kementerian ESDM berjalan efektif. Ini mencerminkan kepemimpinan yang mampu mengonsolidasikan seluruh pemangku kepentingan di sektor migas untuk bekerja lebih fokus dan terukur,” ujar legislator asal daerah pemilihan Gorontalo itu, dikutip dari RM.
Ia menambahkan, penguatan koordinasi antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, SKK Migas, serta kontraktor kontrak kerja sama menjadi kunci dalam menjaga stabilitas produksi migas nasional.
Upaya optimalisasi lapangan eksisting dan percepatan pengembangan lapangan dinilai memberikan hasil yang konkret.
Dari perspektif ekonomi makro, Rusli menilai capaian lifting migas yang melampaui target APBN turut memperkuat posisi fiskal negara serta membantu mengurangi ketergantungan terhadap impor energi. Dampak ini dinilai strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional dan stabilitas anggaran negara.
Dalam pandangannya, sektor energi dan sumber daya mineral tetap memiliki peran sentral dalam menopang perekonomian nasional.
Oleh karena itu, keberhasilan menjaga kinerja sektor hulu migas harus terus dijaga melalui kebijakan yang konsisten dan berorientasi jangka panjang.
Lebih lanjut, Rusli menegaskan bahwa capaian lifting migas pada 2025 menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kinerja sektor migas ke depan.
“Dengan arah kebijakan yang semakin jelas serta kepemimpinan yang kuat di Kementerian ESDM, kami optimistis sektor hulu migas nasional dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan energi dan kepentingan nasional,” pungkasnya. {}













