Setahun Memimpin, Walikota Cirebon Effendi Edo Gelar Syukuran dan Refleksi Pembangunan

Berita Golkar – Pemerintah Kota Cirebon menggelar Buka Puasa Bersama yang dirangkaikan dengan Syukuran Satu Tahun Masa Pengabdian Walikota dan Wakil Walikota periode 2025–2030.

Kegiatan berlangsung di Lobby Gedung Setda Kota Cirebon, Kamis 19 Februari 2026, dalam suasana penuh kehangatan dan refleksi.

Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan. Di balik suasana kebersamaan menjelang berbuka, terselip evaluasi perjalanan satu tahun kepemimpinan yang diwarnai berbagai tantangan dan capaian pembangunan.

Walikota Cirebon dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas soliditas jajaran pemerintah daerah, dukungan tokoh masyarakat, hingga peran media yang terus mengawal jalannya pemerintahan.

Menurutnya, perjalanan setahun terakhir menjadi fondasi penting untuk melangkah lebih jauh dalam membangun Kota Cirebon yang maju dan berdaya saing.

“Tepat satu tahun ini, saya mengucapkan banyak terima kasih, terutama kepada istri saya dan rekan-rekan semuanya yang sudah berjuang menjalankan hal-hal yang diinginkan masyarakat. Alhamdulillah, kita berupaya memberikan pelayanan yang nyata untuk warga,” ungkapnya dengan nada haru, dikutip dari RadarCirebon.

Ia menegaskan, perubahan tidak mungkin terjadi tanpa kerja kolektif dan dukungan moral dari banyak pihak. Reformasi birokrasi, peningkatan pelayanan publik, hingga percepatan pembangunan menjadi fokus utama selama setahun terakhir.

Namun demikian, Walikota secara terbuka mengakui bahwa perjalanan tersebut belum sepenuhnya sempurna.

Ia menyadari masih ada harapan masyarakat yang belum terjawab dan sejumlah kebijakan yang perlu disempurnakan. “Mohon maaf bila dalam memimpin setahun kemarin masih banyak kekurangan. Saya menyadari keterbatasan itu.”

“Tapi saya pastikan akan terus berjuang tanpa henti untuk membangkitkan Kota Cirebon agar lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak cepat berpuas diri.  Menurutnya, empat tahun ke depan merupakan periode krusial yang membutuhkan energi, komitmen, dan inovasi berkelanjutan.

Bersama Wakil Walikota, Siti Farida Rosmawati, ia berkomitmen memperkuat reformasi birokrasi dan mempercepat pembangunan di berbagai sektor.

Fokus utama diarahkan pada pelayanan publik yang lebih responsif, tata kelola pemerintahan yang transparan, serta pembangunan berkelanjutan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Ke depan, kita bangun Kota Cirebon ini bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk anak cucu kita di masa depan. Yang kita wariskan nanti bukan harta, melainkan kota yang maju dan rakyat yang sejahtera,” ujarnya.

Pesan tentang keberlanjutan menjadi benang merah dalam acara tersebut. Wali Kota menekankan bahwa keberhasilan kepemimpinan bukan diukur dari apa yang dinikmati selama menjabat, tetapi dari dampak jangka panjang yang dirasakan generasi berikutnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan ramah tamah saat adzan maghrib berkumandang. Suasana kekeluargaan terasa kental, mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

Satu tahun masa pengabdian ini diharapkan menjadi titik tolak bagi Pemerintah Kota Cirebon untuk bekerja lebih cepat, lebih adaptif, dan lebih inovatif.

Tantangan pembangunan masih terbentang, namun optimisme dan kebersamaan diyakini menjadi modal utama untuk membawa Kota Cirebon melangkah lebih maju dalam empat tahun ke depan. {}