Subang Leucir dan Ngabret, Gaya Kepemimpinan Muda Bupati Reynaldy Putra Tuai Apresiasi

Berita Golkar – Kabupaten Subang saat ini makin indah, nyaman, tertib, maju, dan berkembang. Betapa tidak, mulai dari jalan yang mulus (leucir), kemudahan akses aduan yang langsung ditindaklanjuti, hingga kesiapan SDM yang energik guna menyokong pelayanan publik agar lebih maksimal. Pemerintah Daerah Subang yang dipimpin oleh bupati berusia muda, Reynaldy Putra Andita, menghadirkan perubahan baru.

Lewat slogan “Ngabret”, suami dari Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ega Anjani, tersebut berusaha memacu pelayanan publik yang maksimal.

“Saya berkomitmen bahwa pelayanan publik di Kabupaten Subang harus berjalan maksimal, cepat, ramah, dan adaptif untuk mempermudah masyarakat,” ujar Reynaldy belum lama ini.

Mantan anggota DPRD Jabar yang dilantik menjadi Bupati Subang periode 2025–2030 itu juga memenuhi janjinya untuk memuluskan jalan yang rusak di berbagai wilayah di Kabupaten Subang. “Subang leucir, ada 182 kilometer ruas jalan yang sedang diperbaiki,” katanya.

Bupati berusia 29 tahun itu pun membuka layanan aduan masyarakat lewat aplikasi “Lapor Kang Rey”. Aplikasi media sosial yang sangat bermanfaat tersebut kerap digunakan oleh masyarakat guna menyampaikan aduan, keluhan, saran, atau informasi penting terkait pelayanan publik dan permasalahan di daerah untuk segera ditindaklanjuti.

Kholid, salah satu warga Subang, mengatakan bahwa dengan kepemimpinan Reynaldy Putra Andita, Kabupaten Subang makin maju dan berkembang. Dengan membawa perubahan baru, pelayanan terhadap publik semakin dimaksimalkan.

“Sosok muda yang membawa perubahan, ini yang dibutuhkan oleh masyarakat Subang,” kata Kholid saat diwawancarai Purwasuka Viva, Minggu (18/1/2025).

Tidak hanya pada pelayanan publik, masyarakat pun dimanjakan dengan adanya perbaikan infrastruktur yang signifikan. Kholid mencermati bahwa perbaikan jalan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, mencegah kecelakaan lalu lintas, dan lainnya.

“Penyokong pertumbuhan ekonomi, aksesibilitas dan distribusi, layanan publik, penciptaan lapangan kerja, hingga pemerataan pembangunan, langkah Bupati Subang ini sangat diapresiasi oleh masyarakat,” tuturnya.

Ia pun mengapresiasi cara bupati dalam bersosialisasi kepada masyarakat melalui program “Saba Desa”.

“Menyerap aspirasi, meninjau infrastruktur, membawa serta pelayanan terpadu, hingga mempererat hubungan masyarakat dengan pemerintah melalui hiburan dan olahraga,” tutupnya. {}