Daerah  

Sugawa Korry Minta Pengelola Bandara Ngurah Rai Beri Kesempatan Luas UMKM Lokal Bali

Berita Golkar – Pimpinan DPRD Bali mendorong pihak pengelola Bandara Ngurah Rai, Tuban, Kecamatan Kuta, Badung memberikan kesempatan yang lebih luas kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal Bali. Selain itu, pihak pengelola Bandara Ngurah Rai juga diminta memperhatikan aspek keseimbangan tenaga lokal walaupun rekrutmen pegawai di Bandara Ngurah Rai sifatnya terpusat.

“Kami juga apresiasi pihak pengelola Bandara Ngurah Rai yang memperhatikan kesejahteraan karyawannya dan kita dorong agar menjaga keseimbangan rekrutmen tenaga lokal,walaupun rekrutmennya terpusat. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan jenjang karir juga harus berkeadilan. Dan, yang terpenting juga pihak Bandara Ngurah Rai memberikan ruang lebih luas kepada UMKM lokal,” ujar Wakil Ketua DPRD Bali dari Fraksi Golkar, Nyoman Sugawa Korry di Denpasar, Kamis (7/12).
Sugawa mengatakan telah menemui Co-Manager Bandara Ngurah Rai, Iwan Novi Antono, Selasa (6/12). Kunjungan selaku pimpinan DPRD Bali itu dalam rangkaian kesiapan menyongsong Natal 25 Desember 2023 dan Tahun Baru (Nataru) 2024. “Dalam kunjungan kita dialog juga, sekaligus mengecek kesiapan pengelola Bandara Ngurah Rai menghadapi Nataru,” ujar politisi senior Partai Golkar Bali ini.
Dari data yang disampaikan pihak pengelola Bandara Ngurah Rai, menurut Sugawa Korry, terjadi peningkatan penerbangan. Dibandingkan dengan tahun 2022, saat ini lonjakan penerbangan di Bandara Ngurah Rai mencapai 124.153 penerbangan atau naik 62 persen. Dari kapasitas Bandara Ngurah Rai yang mencapai 25 juta penumpang kini mencapai 19,49 juta penumpang.
Begitu juga dalam menyambut Nataru, penerbangan diperkirakan melonjak 1.784 flight kedatangan dan 1.801 flight keberangkatan. Untuk itu, disiapkan posko dari 19 Desember 2023 sampai 4 Januari 2024. Pihak Bandara Ngurah Rai juga mengantisipasi dengan menyiapkan extra flight atau setara dengan 99.134 seat.
“Kami tetap mengingatkan agar menjaga aspek safety, security, service dan ketaatan aturan penerbangan. Karena bagaimanapun Bandara Ngurah Rai sebagai teras depan pariwisata Bali,” tegas Ketua DPD I Golkar Bali ini. {sumber}