Walikota Cilegon Robinsar Tetapkan Status Siaga Banjir Usai Peringatan BMKG

Berita Golkar – Walikota Cilegon Robinsar menetapkan status siaga bencana banjir untuk Kota Cilegon. Penetapan tersebut diberlakukan Walikota Cilegon menyusul rangakian bencana hidrometeorologi seperti banjir yang melanda sejumalh daerah di Kota Cilegon, beberapa hari terakhir ini.

Menurut Walikota Cilegon, pihaknya juga sudah mendapatkan peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika soap potensi puncak musim hujan di 28 hari kedepan atau satu bulan lagi.

Tidak hanya itu saja, pihaknya akan mengevaluasi semua penyebab banjir mulai dari tambang, pagar Kawasan industri dan juga bangunan yang membuat sempit aliran sungai.

Robinsar menjelaskan, status siaga ini karena sudah mendapatkan peringatan dari BMKG. Dimana masih akan ada puncak hujan dan juga air pasang.

“Ini sudah siaga karena BMKG mengingatkan menjadi pencak musim hujan satu bulan kedepan. Termasuk juga potensinya bertemu dengan air pasang,” ujarnya, Minggu (4/1/2026), dikutip dari BantenRaya.

Ia memastikan, melakukan evaluasi menyeluruh dari mulai hulu hingga hilir. Termasuk juga bangunan yang menghalangi aliran sungai dan membuat penyempitan.

“Semuanya, kami akan sampaikan ke industry ajak bicara dan juga tentu apa yang akan kami sampaikan juga ke Gubernur Banten soal potensi tambang,” ujarnya.

Ketua Pokja Pelayanan Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Banten BMKG Merak Trian Asmarahadi menjelaskan, berdasarkan pantauan prakiraan tiga harian BMKG. Masih ada status waspada pada Selasa 6 Januari di Kota Cilegon. {}