Berita Golkar – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan, mengembangkan kegiatan daur ulang untuk mengatasi permasalahan sampah yang akhir-akhir ini volumenya terus meningkat.
“Untuk mengembangkan kegiatan daur ulang sampah, kami mengajak warga kota ini membangun bank sampah di 107 kelurahan,” kata Walikota Palembang Ratu Dewa, di Palembang, Selasa (27/1/2026).
Menurut dia, pengembangan kegiatan mendaur ulang sampah terus didorong untuk menciptakan lingkungan bersih dan memberikan penghasilan tambahan bagi warga.
“Untuk mengembangkan kegiatan mendaur ulang sampah, warga bisa membentuk kelompok di kawasan permukiman penduduk,” ujarnya, dikutip dari Antaranews.
Kelompok masyarakat yang berminat mengembangkan kegiatan daur ulang sampah, kata dia, akan dilakukan pembinaan memilah dan mengolah sampah agar bisa menjadi barang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi.
Dia mengatakan, saat ini mulai banyak warga yang tertarik melakukan daur ulang sampah menjadi berbagai barang bernilai ekonomi. Melihat kondisi tersebut mereka akan terus dibina sehingga mereka bisa semakin bersemangat dan diikuti warga lainnya.
Tempat pengolahan sampah terpadu berkonsep daur ulang (Reduce, Reuse, Recycling/3R) perlu dikembangkan di seluruh kelurahan di 18 kecamatan, sehingga dapat mengurangi penumpukan sampah sebelum dibawa ke tempat pembuangan akhir.
“Produksi sampah di Kota Palembang volumenya terus bertambah, sekarang ini setiap harinya bisa mencapai 1.200 ton lebih,” ujar Walikota Ratu Dewa. {}













