Walikota Ratu Dewa Kecam Bentrokan Ormas di Palembang, Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan

Berita Golkar – Walikota Palembang, Ratu Dewa menyesalkan terjadinya bentrokan antarorganisasi kemasyarakatan (ormas) yang mengakibatkan korban luka-luka dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Pemerintah Kota Palembang sangat menyesalkan terjadinya keributan antar kelompok yang mengakibatkan korban luka dan meresahkan masyarakat, terlebih hingga muncul dugaan penggunaan senjata api dan senjata tajam di ruang publik,” ujar Ratu Dewa, Rabu (7/1/2026).

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Palembang tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan dan tindakan main hakim sendiri. Ratu Dewa juga meminta aparat kepolisian bertindak cepat dan tegas dalam menangani peristiwa tersebut.

“Pemkot Palembang mengutuk segala bentuk kekerasan dan tidak akan mentolerir tindakan main hakim sendiri. Kami mendukung penuh langkah cepat dan tegas aparat kepolisian dalam mengamankan situasi, mengusut tuntas kejadian ini, serta menindak para pelaku sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu,” tegasnya, dikutip dari RMOL.

Menurut Ratu Dewa, keselamatan warga dan ketertiban kota merupakan prioritas utama Pemerintah Kota Palembang. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas kota.

“Kami mengimbau seluruh organisasi kemasyarakatan dan masyarakat umum untuk menahan diri, menjaga kondusivitas, serta menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum dan dialog, bukan dengan kekerasan,” katanya.

Ia juga memastikan Pemkot Palembang siap berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Sementara itu, hingga saat ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, baik Kepala Dinas maupun Kepala UPTD terkait, belum memberikan keterangan resmi terkait polemik awal bentrokan yang diduga dipicu persoalan lahan parkir. {}