Berita Golkar – Ketua DPD I Partai Golkar Maluku, Umar Lessy mengungkapkan bahwa Provinsi Maluku memiliki potensi besar sebagai wilayah strategis maritim, namun masih menghadapi tantangan serius di bidang kesejahteraan.
Ia menyebut Maluku berada di jalur pelayaran penting dan kaya sumber daya kelautan, tetapi rentan terhadap gejolak global.
“Maluku adalah wilayah strategis dalam peta geopolitik maritim Indonesia, tetapi juga sangat rentan terhadap gejolak global,” ujarnya, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) -V Partai Golkar Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) di kawasan Kairatu Beach, Rabu (25/3/2026), dikutip dari PorosTimur.
Pertumbuhan Ekonomi Belum Maksimal
Umar Lessy menjelaskan, dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Maluku berada di kisaran 4 persen lebih, namun dinilai masih perlu dipercepat. Di sisi lain, tingkat kemiskinan masih berada di sekitar 15 persen.
“Masih ada ratusan ribu saudara kita yang hidup dalam keterbatasan,” katanya.
Tantangan Tenaga Kerja dan Pendapatan
Ia juga menyoroti keterbatasan lapangan kerja dan rendahnya pendapatan per kapita masyarakat. Menurutnya, kondisi ini berdampak langsung pada daya beli dan kesejahteraan masyarakat.
“Data-data ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan kehidupan nyata masyarakat yang harus kita perjuangkan,” tegasnya. []



