Sudah Ketat, Kok Masih Jebol? Basri Baco Sentil Kredit Bermasalah Bank Jakarta

Berita GolkarWakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Golkar, Basri Baco menyoroti masih adanya kredit bermasalah di Bank Jakarta meski proses penyaluran kredit dinilainya sudah sangat ketat.

Hal itu disampaikan Baco saat rapat pembahasan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, berdasarkan pengalamannya membantu sejumlah pihak yang mengajukan pinjaman, persyaratan kredit di Bank Jakarta tergolong sangat selektif.

“Mengenai Bank Jakarta, Pak Dirut, saya beberapa kali coba membantu kawan yang ingin kredit ke Bank Jakarta. Syaratnya itu luar biasa. Syarat-syarat untuk bisa ambil kredit di Bank Jakarta ini saya rasa ketatnya luar biasa,” kata Baco.

Ia mengaku sedikitnya tiga rekannya gagal memperoleh fasilitas kredit karena proses verifikasi yang dilakukan Bank Jakarta sangat ketat. “Semua dicek, semua dicek betul-betul. Dari tiga orang kawan saya, tidak ada yang berhasil. Luar biasa,” tuturnya, diikutip dari Akurat.

Meski mengapresiasi kehati-hatian Bank Jakarta dalam menyalurkan kredit, Baco menilai masih adanya kredit bermasalah menjadi ironi yang perlu dievaluasi oleh manajemen bank. “Pertanyaannya kalau sudah seketat itu proses kreditnya, kenapa masih banyak yang miss juga ya Pak Dirut?” ucapnya.

Menurut Baco, kondisi tersebut mengindikasikan adanya faktor lain yang perlu dibenahi di luar proses seleksi awal calon debitur. “Cuma ironis kenapa sudah ketat sekali, masih ada yang nyangkut. Berarti ada hal-hal yang lain sepertinya,” katanya.

Koordinator Komisi B itu pun meminta jajaran direksi Bank Jakarta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses penyaluran kredit agar persoalan kredit bermasalah dapat diminimalkan tanpa menghambat masyarakat atau pelaku usaha yang layak memperoleh pembiayaan. “Saya salut bahwa ketat sekali. Cuma ironis kenapa sudah ketat sekali, masih ada yang nyangkut,” tegasnya. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *