Bupati Agara Salim Fakhry Atur Pembatasan BBM Subsidi, Cegah Antrean Panjang dan Penimbunan

Berita GolkarPemerintah Kabupaten Aceh Tenggara bersama Forkopimda setempat saat ini telah melakukan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi bagi masyarakat, sebagai upaya mengatasi antrean panjang di setiap SPBU di wilayah ini, seiring dengan adanya pembatasan pasokan BBM ke wilayah setempat.

“Pembatasan ini kami lakukan sebagai upaya memudahkan masyarakat membeli BBM subsidi di SPBU,” kata Bupati Aceh Tenggara, Muhammad Salim Fakhry di Nagan Raya, Senin, dikutip dari Antara.

Untuk mengurai kemacetan di setiap SPBU serta mencegah praktik penimbunan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara saat ini juga telah mengeluarkan surat edaran resmi.

Ada pun edaran tersebut diantaranya mengatur jam operasional serentak seluruh SPBU di Kabupaten Aceh Tenggara, diwajibkan buka bersamaan pada pukul 06.30 WIB, untuk mencegah pengisian berulang (bolak-balik) antar-SPBU.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah mengatur pembatasan pembelian BBM subsidi setiap hari yaitu untuk kendaraan roda dua maksimal pembelian BBM sebesar Rp50.000 per kendaraan. Untuk kendaraan roda tiga dibatasi sebesar maksimal Rp70.000 per kendaraan.

Kemudian untuk kendaraan roda empat maksimal Rp250.000 per kendaraan, serta untuk kendaraan roda enam sampai roda 10 maksimal boleh mengisi Biosolar subsidi sebesar Rp500.000 per truk.

“Langkah ini kami ambil bukan karena stok langka, melainkan akibat adanya pengurangan pasokan jatah harian dan antisipasi antrean panjang,” kata Salim Fakhry.

Dengan aturan jam buka serentak dan pembatasan ini, kata dia, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara berupaya meminimalisir adanya celah penimbunan BBM subsidi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Bupati Salim Fakhry menambahkan kebijakan darurat ini juga mendapat apresiasi dari pihak Pertamina dan SKK Migas. Aturan ini akan tetap diberlakukan hingga kondisi distribusi BBM kembali normal.

Selain itu, Pemkab Aceh Tenggara juga telah mengajukan usulan resmi penambahan kuota pasokan tangki ke SPBU dari 8 Kiloliter menjadi 16 Kiloliter per tangki kepada PT Pertamina, demi memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah setempat. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *