Berita Golkar – Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar menggelar Safari Ramadan di Kantor DPD II Golkar Jakarta Utara, Koja, Jakarta Utara, Kamis (12/3/2026).
Turut dihadiri Wakil Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, M. Ashraf Ali; Ketua Harian DPD Golkar Jakarta sekaligus Plt. Ketua DPD II Golkar Jakarta Utara, Judistira Hermawan; serta Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhamad.
Dalam kesempatan tersebut, Zaki mendorong para kader Partai Golkar, khususnya anggota legislatif dari daerah pemilihan Jakarta Utara, untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait persoalan banjir, kesehatan, dan infrastruktur dasar lainnya.
Ia berharap keberadaan wakil rakyat dari Partai Golkar dapat membantu memastikan berbagai persoalan warga, termasuk banjir, mendapat perhatian dalam kebijakan pembangunan daerah.
“Kalau kita punya anggota DPRD, mudah-mudahan aspirasi masyarakat terkait pembangunan, termasuk penanganan banjir, bisa terus diperjuangkan,” kata Zaki dalam sambutannya.
Zaki menyoroti banjir di wilayah Jakarta Utara yang masih menjadi tantangan yang sulit dihilangkan sepenuhnya, terutama karena faktor penurunan muka tanah atau land subsidence. Karena itu, ia menekankan pentingnya upaya penanganan banjir yang berfokus pada percepatan surutnya genangan.
Ia pun menyinggung kondisi banjir yang terjadi setelah hujan deras mengguyur Jakarta beberapa waktu lalu. Menurutnya, meskipun masih terdapat titik genangan, kondisi banjir dinilai lebih baik karena air relatif cepat surut dibandingkan sebelumnya.
“Alhamdulillah kemarin hujan besar di Jakarta. Walaupun ada titik yang banjir, tapi tidak sampai dua atau tiga hari. Kurang lebih dalam hitungan tiga sampai lima jam banjirnya sudah surut,” kata Zaki.
Ia berharap ke depan durasi genangan dapat semakin dipersingkat sehingga banjir yang terjadi hanya bersifat sementara dan tidak sampai mengganggu aktivitas masyarakat dalam waktu lama.
Zaki juga mengingatkan bahwa kondisi geografis Jakarta Utara yang mengalami penurunan tanah menjadi salah satu faktor yang membuat penghapusan banjir secara total bukan perkara mudah.
“Kalau menghilangkan banjir semuanya, apalagi Jakarta Utara sekarang tanahnya sudah turun, agak susah. Tapi kalau banjirnya cepat surut, itu yang harus diupayakan,” ujarnya.
Selain itu, mantan Bupati Tangerang 2 periode itu juga menyoroti pentingnya sistem drainase yang baik serta kelancaran aliran air menuju laut, dengan catatan kondisi air laut tidak sedang pasang yang dapat memicu banjir rob.
Menurutnya, percepatan aliran air ke laut menjadi salah satu kunci untuk meminimalkan dampak banjir di kawasan pesisir Jakarta. []



