DPP  

Airlangga Hartarto: Partai Boleh Tua, Tapi Golkar Tetap Dorong Kiprah Generasi Muda

Berita Golkar – Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto sempat mengingatkan kadernya mengenai pentingnya peran generasi muda dalam menuju Indonesia emas 2045. Hal ini Airlangga sampaikan dalam kegiatan Halalbihalal DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).

“Jadi partai boleh paling senior, tetapi Partai Golkar terus mendorong generasi muda ini, untuk tumbuh dan berkembang. Mengapa generasi muda perlu untuk tumbuh dan berkembang? Karena kita dalam periode transisi menuju Indonesia emas,” kata Airlangga di Hotel Double Tree, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2024) malam.

Menurutnya, waktu untuk menuju Indonesia emas tidak lama lagi, sehingga Golkar harus segera mempersiapkan kader-kader mudanya agar berperan aktif.

“Dan kita paham warna emas, warnanya kuning. Kita paham Indonesia emas tinggal 20 tahun, makanya penting bagi Partai Golkar untuk mendorong para kadernya yang sekarang berusia 30an-40, (yang) akan mewarnai Indonesia emas 2045,” katanya.

Airlangga menyatakan, Indonesia merupakan negara yang memiliki wilayah besar. Bahkan luas Indonesia hampir sama dengan gabungan antara negara Irlandia dan Kazakhstan.

“Dan panggilan kesejarahan Indonesia ini kepada anak-anak muda ini, adalah the next revolusi Indonesia. Revolusi dari kemiskinan, ketinggalan menjadi revolusi kemajuan dan Indonesia sejahtera, itu semua di tangan anak-anak muda, di tangan seluruh kader-kader Golkar yang berada di AMPI,” tegasnya.

Selain itu, kondisi perekonomian hingga geopolik menjadi tantangan besar bagi generasi muda. Tantangan itu mulai dari pandemi COVID-19 hingga peperangan antar negara seperti Rusia-Ukraina hingga Palestina-Israel menjadi ujian para generasi muda Indonesia.

“Bangsa kita sedang dites, apakah kita mempunyai resiliensi, mempunyai daya tahan untuk itu. Nah oleh karena itu, saya minta Partai Golkar dan AMPI untuk siap menghadapi berbagai tantangan dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia, karena ini adalah momen bagi kita untuk melewati trouble water ini, gangguan-gangguan global,” ujarnya.

“Kita harus jaga domestik, kita jaga SDM, jaga ekspor, jaga ekonomi, yang paling penting tetap menyiapkan kepemimpinan di AMPI,” tandasnya. {sumber}