Dorong Kemandirian Ekonomi Berbasis Komunitas, Pengajian Al-Hidayah Gandeng Kementerian Koperasi

Berita Golkar – Dewan Pimpinan Pusat Pengajian Al-Hidayah melakukan audiensi dengan Kementerian Koperasi pada hari Selasa, 7 April 2026 di Kantor Kemenkop, Jakarta. Hadir dalam audiensi Deputi Pengembangan Talenta dan Daya Saing Destry Anna Sari, didampingi Sekretaris Deputi Pengembangan Talenta dan Daya Saing, Asdep Peningkatan Kapasitas dan Talenta, Asdep Pembiayaan, Asdep Talenta. Pengajian Al-Hidayah adalah salah satu ormas yang didirikan Partai Golkar.

Dalam sambutannya, Destry Anna Sari meyampaikan sesuai arahan Presiden Prabowo yang tertuang dalam agenda Pembangunan Nasional dan agenda Asta Cita kedua dalam hal kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru.

Selain itu mendorong pada Asta Cita ketiga terkait dengan peningkatan lapangan kerja yang berkualitas, kewirausahaan, pengembangan industri kreatif, dan infrastruktur, dan Asta Cita Enam yaitu berkaitan dengan Pembangunan desa, pemeratana ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Koperasi yang didorong saat ini merupakan upaya mendorong ekosistem pemberdayaan masyarakat, kolaborasi dalam berbagai hal dari bantuan sosial yang didorong oleh Kementerian Sosial, Koperasi oleh Kementerian Koperasi, BGN dan berbagai upaya yang sedang didorong Kementerian terkait. Program yang ada dapat saling mendukung untuk peningkatan ekonomi keluarga, ekonomi desa, dan kedepan akan meningkatkan ekonomi warga negara secara keseluruhan.

Dalam Upaya meningkatkan kapasitas diperlukan kolaborasi multi stakeholder, yang terdiri dari pemerintah, swasta, akademisi, pemerintah dan NGO (Ormas).

Wakil Ketua Umum DPP Pengajian Al-Hidayah Marhamah Mujib menyampaikan dalam sambutannya, bahwa Pengajian Al-Hidayah saat ini memiliki 38 pengurus DPD di Provinsi dan sebanyak 413 di DPD Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Pengajian Al-Hidayah di daerah juga sudah memiliki koperasi-koperasi, dan memiliki berbagai jenis usaha.

Program kerja yang dilakukan DPP Pengajian Al-Hidayah dalam hal ekonomi dan kemandirian kader serta pengurus, yaitu mendorong para pengurus dan kader dengan meningkatkan kapasitas, peningkatan kualitas dan kapasitas produksi, strategi pemasaran dan lain-lain.

Yesy Martaleni selaku Ketua Departemen Hubungan Dalam dan Luar Negeri menyampaikan bahwa, harapan dari Pengajian Al-Hidayah dengan Kementerian Koperasi, untuk ke depan dapat berkolaborasi strategis dalam upaya meningkatkan ekonomi keluarga, ekonomi organisasi dan negara. Kolaborasi dapat menyentuh dalam hal menciptakan pengusaha yang tangguh.

Hal yang lain adalah bagaimana produk halal juga dapat didorong secara terus menerus, kurasi produk, branding dan packaging untuk bertujuan agar UKM naik kelas. Pengajian Al-Hidayah juga mendorong kader muda yang memiliki jiwa bisnis, memiliki usaha ekonomi dan digitalisasi dalam berusaha.

Ketua Umum DPP Pengajian Al-Hidayah Hetifah Sjaifudian menyampaikan bahwa Pengajian Al-Hidayah dalam upaya meningkatkan ekonomi keluarga yang akan berkontribusi pada kekuatan ekonomi nasional, melakukan berbagai upaya peningkatan kapasitas, akses dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satu upaya yang dilakukan adalah kolaborasi dengan Kementerian koperasi.

Koperasi sebagai pilar utama dalam penguatan ekonomi kerakyatan yang mampu mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas secara berkelanjutan menjadi instrumen strategis dalam memperluas akses permodalan dan memperkuat ekonomi keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *