Berita Golkar – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 31 pejabat struktural di lingkungan Kementerian ATR/BPN pada Rabu (18/02/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, itu mencakup pejabat pimpinan tinggi madya, pimpinan tinggi pratama, hingga pejabat administrator. Dalam sambutannya, Nusron menekankan orientasi pelayanan publik yang harus dipegang oleh setiap pejabat.
“Permudahlah urusan rakyat (dalam pelayanan pertanahan), jangan dipersulit urusan rakyat. Bagi seorang pejabat publik, tidak ada kata lain bahwa orientasinya adalah pelayanan publik yang baik,” kata Nusron, dikutip dari keterangan resmi, Kamis (19/2/2026), dikutip dari Kompas.
Empat pejabat pimpinan tinggi madya yang dilantik, yakni Arief Muliawan sebagai Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (PTPP), Lampri sebagai Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Andi Tenri Abeng sebagai Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, serta Dony Erwan Brillianto sebagai Staf Ahli Bidang Pengembangan Kawasan.
Selain itu, Nusron juga melantik enam pejabat pimpinan tinggi pratama dan 21 pejabat administrator. Harus Ikuti Perkembangan Zaman Kepada para pejabat yang baru dilantik, Nusron mengingatkan pentingnya bekerja secara adaptif mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
“Tantangan pelayanan di era modern adalah membutuhkan kecepatan, kekuatan terutama pada level tingkat kepuasan pelanggan. Output-nya bagaimana pemohon atau pelanggan merasa puas dengan pelayanan di Kementerian ATR/BPN,” ujar Nusron.
Ia juga menekankan agar percepatan transformasi pelayanan tetap mengacu pada akuntabilitas dan kehati-hatian.
“Dengan begitu produk yang kita keluarkan adalah produk yang akuntabel. Jika seandainya digugat di pengadilan pun tetap akan menang karena kita sudah benar-benar melaksanakan di jalur yang benar,” tutur Nusron.
Dalam pelantikan tersebut, Arief Muliawan mewakili pejabat terlantik membacakan pakta integritas yang dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah/janji jabatan. Inspektur Jenderal Pudji Prasetijanto Hadi serta Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR) Virgo Eresta Jaya bertindak sebagai saksi.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, Pelaksana Tugas Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana, serta sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama Kementerian ATR/BPN. {}













