Berita Golkar – Momentum Idulfitri tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan refleksi spiritual, tetapi juga ruang untuk memperkuat nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam aktivitas di dunia digital. Di tengah meningkatnya interaksi masyarakat melalui platform digital, penting bagi seluruh elemen bangsa untuk menjaga ruang tersebut tetap sehat, aman, dan penuh manfaat sebagai bagian dari cerminan nilai-nilai kemenangan setelah Ramadan.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Indonesia. Dalam pesannya, ia mengajak masyarakat tidak hanya kembali ke fitrah secara pribadi, tetapi juga bersama-sama menjaga ruang digital tetap aman, sehat, dan bermanfaat.
Dalam pernyataan Meutya ditujukan kepada masyarakat, khususnya “SobatKom”, Meutya menekankan, bulan Ramadan telah menjadi momentum pembelajaran penting bagi setiap individu.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Setelah satu bulan penuh kita menunaikan ibadah puasa Ramadan, menahan diri, memperkuat kesabaran, dan memperdalam kepedulian. Kini saatnya kita kembali pada fitrah, menjadi pribadi yang lebih bersih dan lebih peduli terhadap sesama,” ujar Meutya seperti dikutip di media sosial miliknya, Jakarta, Jumat (20/03).
Ia juga mengingatkan bahwa di tengah suasana kebersamaan Idul Fitri, masih banyak pihak yang tetap bekerja untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan nyaman dan aman.
“Di hari yang fitri ini, kita juga diingatkan bahwa di tengah suasana kebersamaan masih banyak saudara kita yang tetap bekerja agar silaturahmi tetap terjaga. Ada yang memastikan perjalanan aman, jaringan tetap terhubung, dan informasi tetap sampai dengan baik,” lanjut Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar ini.
Menurut Meutya, semangat pelayanan tersebut harus menjadi inspirasi bersama dalam membangun ruang digital yang positif dan bertanggung jawab. Ia menegaskan pentingnya menciptakan ekosistem digital yang tidak hanya menghubungkan, tetapi juga melindungi masyarakat dari berbagai konten negatif.
“Semangat inilah yang ingin terus kita jaga, menghadirkan ruang digital yang menghubungkan, menumbuhkan, sekaligus melindungi. Ruang digital yang membawa manfaat, bebas dari disinformasi, kebencian, dan konten berbahaya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Meutya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga etika dan kualitas interaksi di dunia digital, terutama di momen Idul Fitri yang sarat dengan nilai-nilai kebaikan dan kesucian hati.
“Mari kita jaga ruang digital kita untuk tetap aman dan menyejukkan sebagaimana hati yang kembali bersih di hari kemenangan,” ujarnya.
Ia juga kembali menegaskan pesan Idul Fitri sebagai momentum refleksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih bijak dalam bersikap, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.
“Setelah sebulan penuh belajar menahan diri dan memperkuat kepedulian, kini saatnya kita kembali pada fitrah. Menjadi pribadi yang lebih bersih dan lebih bijak dalam perkataan maupun perbuatan,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Meutya Hafid, atas nama keluarga besar Kementerian Komunikasi dan Digital, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia.
“Atas nama keluarga besar Kementerian Komunikasi dan Digital, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” pungkas Meutya.



