Ranny Fahd Arafiq Wanti-wanti Peredaran Makanan Kadaluarsa Saat Idul Fitri

Berita Golkar – Menjelang Idul Fitri, aktivitas belanja kebutuhan pangan masyarakat biasanya meningkat tajam. Anggota Komisi IX DPR, Ranny Fahd Arafiq mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap peredaran makanan kedaluwarsa di pasaran guna melindungi kesehatan masyarakat.

“Dalam situasi seperti ini, pengawasan terhadap produk pangan yang beredar di pasaran menjadi hal yang tidak boleh diabaikan,” tegas Ranny Fahd Arafiq dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).

Ranny menyoroti pentingnya pengawasan terhadap peredaran makanan kedaluwarsa agar masyarakat tetap merasa aman saat membeli berbagai kebutuhan konsumsi Lebaran.

Menurutnya, lonjakan permintaan pangan menjelang hari raya harus diimbangi dengan pengawasan yang lebih ketat dari pihak terkait, terutama oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Peningkatan permintaan pangan seperti ini perlu diimbangi dengan pengawasan yang lebih ketat dari pihak terkait, termasuk oleh BPOM,” tuturnya, dikutip dari RM.

Ia juga mengingatkan, peningkatan permintaan makanan sering dimanfaatkan oleh sebagian pihak untuk mempercepat peredaran produk tanpa memperhatikan masa kedaluwarsa maupun kondisi kemasan.

Karena itu, Ranny meminta pengawasan dari BPOM bersama pemerintah daerah diperkuat, khususnya di pusat perbelanjaan dan pasar tradisional.

“Pengawasan dari BPOM bersama pemerintah daerah perlu semakin diperkuat, terutama di pusat-pusat perbelanjaan dan pasar tradisional, agar produk yang beredar tetap aman dan layak dikonsumsi masyarakat,” imbaunya.

Selain peran pemerintah, Ranny juga mengajak masyarakat untuk lebih teliti saat membeli produk makanan. Ia mengimbau masyarakat untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa, kondisi kemasan, serta memastikan produk memiliki izin edar yang jelas.

“Langkah sederhana seperti ini bisa membantu mencegah risiko kesehatan akibat mengonsumsi makanan yang tidak lagi layak,” ujarnya.

Ranny berharap momentum Idulfitri dapat menjadi waktu yang aman dan nyaman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga.

“Dengan pengawasan yang baik dari pemerintah serta kesadaran masyarakat dalam memilih produk pangan, peredaran makanan yang tidak layak konsumsi dapat dicegah sehingga kesehatan masyarakat tetap terjaga selama perayaan hari raya,” tutup Ranny. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *