DPP  

Soal Dinasti Politik Atalia Praratya, Ridwan Kamil: Pilih Orang Karena Kapasitas, Urusan Istri Siapa, Itu Bonus!

Berita Golkar – Istilah dinasti politik mulai hangat dibicarakan menjelang Pilpres 2024. Tak hanya Pilpres, Pilkada 2024 pun kerap kali dikaitkan dengan dinasti. Salah satunya istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya yang dikabarkan akan maju dalam Pilwalkot 2024.

Menanggapi hal tersebut, Ridwan Kamil menjawab dengan deretan kapasitas istrinya, Atalia Praratya. Belakangan ini, Partai Golkar menugaskan kader-kader terbaiknya untuk maju di Pilkada 2024.

Mulai dari calon wali kota, calon bupati, hingga calon gubernur 2024. Diantara deretan kader terbaik Partai Golkar tersebut adalah Ridwan Kamil dan istrinya, Atalia Praratya.

Diketahui Ridwan Kamil telah ditugaskan oleh Partai Golkar untuk maju sebagai calon gubernur (cagub) 2024.  Partai Golkar juga memberikan 2 pilihan kepada Ridwan Kamil, yakni maju di Pilgub Jabar atau maju di Pilgub DKI.

Tak lama setelah itu, Partai Golkar juga dikabarkan menugaskan istri mantan gubernur Jabar, Atalia Praratya untuk maju di Pilkada 2024 sebagai calon wali kota. Bahkan diketahui Atalia Praratya dikabarkan akan maju di kontestasi caleg DPR.

Ketika ditanya terkait dinasti politik, Ridwan Kamil pun membeberkan sejumlah kapasitas yang dimiliki oleh Atalia. Tak hanya itu, Ridwan Kamil juga menegaskan bahwa para kader Golkar tidak mencalonkan sendiri, melainkan dipilih dan ditugaskan oleh partai.

“Satu, posisi saya sudah bukan penentu, bukan pejabat bukan sedang berkuasa. Dua, rumusnya itu gini, milih orang itu karena kapasitas, bahwa dia kebetulan anak siapa, istri siapa, kaya, ganteng, cantik, itu bonus,” ungkap Ridwan Kamil pada Senin, 5 Desember 2023.

“Pertanyaannya dibalik, istri saya punya kapasitas enggak? Doktor, dulu ketua organisasi hampir 12 organisasi. Sangat aktif, dari kerelawanan, dari ketua Pramuka,” sambung Ridwan Kamil.

Ia juga menyebutkan bahwa ini adalah takdir untuk Atalia yang memang memiliki kapasitas dan pengalaman dalam memimpin serta kebetulan Atalia akan mencalonkan diri di kontestasi pileg dan Pilkada 2024.

Ridwan Kamil pun menegaskan bahwa tidak ada hukum yang dilanggar, hanya kebetulan saja Atalia merupakan istri Ridwan Kamil. Beda halnya jika Atalia tidak memiliki kapasitas, tidak pernah turun mengurusi masyarakat dan maju karena paksaan dari salah satu pihak.

Sebelumnya istilah dinasti politik mulai ramai dibicarakan ketika Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan persyaratan usia capres – cawapres pada akhir Oktober 2023 lalu. Pada saat itu, MK mendapat gugatan dari salah satu pihak agar usia capres – cawapres ditetapkan minimal 35 tahun.

Namun, pada Senin, 16 Oktober 2023, MK menolak gugatan batasan usia minimal 35 tahun untuk capres – cawapres tersebut. Akan tetapi, terdapat pihak yang tidak menyetujui keputusan MK tersebut sehingga mengajukan gugatan lain terkait syarat capres, yakni telah berpengalaman menjadi kepala daerah.

Di hari yang sama, MK menyetujui gugatan tersebut dengan tetap menolak batasan usia minimal 35 tahun untuk capres – cawapres. Banyak masyarakat menganggap keputusan ini adalah sebuah jalan untuk memenangkan putra Presiden RI yang hendak maju sebagai cawapres di usianya yang menginjak 36 tahun.

Ia juga diketahui memiliki pengalaman menjadi kepala daerah sebagai wali kota. Sehingga hal tersebut pun dianggap sebagai dinasti politik oleh sebagian besar masyarakat. {sumber}