UMKM Diuntungkan, Menteri Maman Abdurrahman Sambut Antusias Program Gentengisasi

Berita GolkarMenteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyebut UMKM menjadi pihak yang paling diuntungkan adanya program ‘gentengisasi’ yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu diungkapkan Maman usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang UMKM dan Kewirausahaan di Grand Mercure, Sleman, Kamis (5/2/2026). “Gentengisasi? Oh, paten!,” kata Maman sambal mengacungkan jempol.

“Pokoknya yang paling diuntungkan itu buat UMKM lah udah,” lanjutnya, dikutip dari Detik.

Maman menjelaskan, program ini akan menciptakan lonjakan permintaan yang signifikan terhadap produk genteng lokal. Ia merujuk pada sentra-sentra produksi genteng yang tersebar di wilayah seperti Yogyakarta dan Banyumas.

“Ini kan teori supply and demand. Di saat demand-nya meningkat, pasti mau enggak mau supply-nya harus memenuhi. Jadi, ini akan menumbuhkan kreativitas dan inovasi para pengusaha mikro dan kecil yang bergerak di sektor peralatan bangunan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Maman menegaskan bahwa proyek gentengisasi ini merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo dalam membangun ekonomi kerakyatan. Dia menyandingkan program ini dengan kebijakan strategis lainnya, seperti makan bergizi gratis, pembangunan perumahan, hingga Koperasi Desa Merah Putih.

“Tujuannya bagaimana mendorong disparitas yang di atas dengan yang di bawah ini dipersempit. Nah, yang harus diintervensi adalah sektor menengah ke bawah,” kata Maman.

Sebelumnya, dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Selasa (2/2/2026), Presiden Prabowo Subianto sempat mengenalkan proyek ‘gentengisasi’.

‘Gentengisasi’ merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang juga dikenalkan Prabowo dalam acara tersebut. Ia meminta agar atap rumah diganti dari yang semula memakai seng menjadi genting.

“Salah satu dalam rangka indah, saya lihat Saudara-saudara, semua kota, semua kota, kecamatan, hampir semua desa kita sekarang, maaf ya, terlalu banyak genting dari seng. Seng ini panas untuk penghuni. Seng ini juga berkarat. Jadi tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genting dari seng,” ujar Prabowo.

“Maaf, saya tidak tahu ini dari dulu industri aluminium dari mana ya. Maaf, bikin yang lain-lain, deh,” imbuhnya. {}