Wamendag Dyah Roro Esti Ajak HIPMI Export Center Percepat Ekspor dan Raih Surplus Perdagangan

Berita Golkar – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat ekspor produk Indonesia. Ia mengajak HIPMI Export Center berkolaborasi membuka akses pasar global sekaligus mendorong tercapainya surplus neraca perdagangan.

Dalam sambutannya pada pelantikan Badan Otonom Export Center BPP HIPMI, Dyah Roro Esti menyampaikan bahwa Kementerian Perdagangan siap memfasilitasi pengusaha melalui jaringan Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di berbagai negara.

“Pemerintah berkomitmen membantu pengusaha Indonesia masuk ke pasar global. Atase Perdagangan dan ITPC dapat dimaksimalkan untuk promosi dan membuka jaringan buyer. Karena itu, saya mengundang HIPMI Export Center untuk berkolaborasi agar percepatan ekspor lebih cepat, terukur, dan berdampak pada surplus neraca perdagangan,” ujarnya, dikutip dari TimesIndonesia.

Export Center BPP HIPMI dipimpin oleh Iffan Izzulhaq, Agung Kurniawan, dan Muhammad Mario. Lembaga ini diposisikan sebagai mesin akselerasi ekspor pengusaha muda dengan fokus pada pendampingan kesiapan ekspor, penguatan standar mutu dan sertifikasi, serta fasilitasi business matching dengan buyer internasional.

Sekretaris Jenderal BPP HIPMI Anggawira menilai Export Center akan memperluas basis eksportir baru dari kalangan pengusaha muda. “Melalui HIPMI Export Center, kami berharap lahir pengusaha muda yang berorientasi ekspor—bukan hanya kuat di pasar domestik, tetapi juga siap bersaing di pasar global,” katanya.

Dukungan juga datang dari KADIN. Wakil Ketua Umum KADIN Saiffudin menegaskan bahwa keberadaan Export Center memperkuat sinergi HIPMI–KADIN dalam mendorong ekspor, khususnya melalui jejaring pasar, pendampingan, dan pembukaan akses internasional.

Ke depan, HIPMI Export Center akan memperkuat kerja sama lintas pemangku kepentingan, termasuk pembiayaan dan logistik, agar proses ekspor lebih efisien dan capaian program terukur. {}