Wagub Edy Pratowo Perkuat SDM Pertanian Kalteng Lewat Pendidikan Vokasi Diploma 1

Berita Golkar – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Wagub Kalteng) Edy Pratowo membuka secara resmi Rapat Koordinasi (rakor) Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Vokasi Bidang Pertanian di Aula Eka Hapakat, Lantai III Kompleks Kantor Gubernur, Kota Palangka Raya, Kamis (6/8/2026).

Rakor ini menjadi bagian dari upaya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki minat, kemampuan, dan keterampilan di bidang pertanian. Program tersebut menyasar penerima manfaat Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) dan masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya yang tinggal di kawasan sekitar hutan.

Menyampaikan sambutan Gubernur Agustiar Sabran, Wagub menyatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian dan Akademi Komunitas Muhammadiyah Palangka Raya (AKMPR) dalam penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Vokasi Program Diploma 1 Bidang Pertanian tersebut.

Program ini menjadi salah satu prioritas dalam KHBS sebagai komitmen nyata peningkatan kualitas SDM sektor pertanian. Ditegaskan Wagub, investasi terbaik bukan hanya membangun lahan pertanian, tetapi juga membangun SDM, agar pertanian berkembang optimal.

“Lahan yang luas tidak akan memberikan hasil optimal tanpa petani yang memiliki keterampilan dan semangat untuk terus berkembang,” tutur Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, dikutip dari SetdaKalteng.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden melaporkan bahwa, proses pembelajaran akan berlangsung selama 1 tahun di lokasi perkuliahan AKMPR yang berada di Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, dengan pendanaan dari Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH-DR).

Sementara itu, dikatakan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Idha Widi Arsanti, program Brigade Pangan telah berjalan selama 2 tahun. Menurutnya, Kalteng juga mendapat program Cetak Sawah Rakyat dan Optimasi Lahan (Oplah) dalam skala besar, sehingga perlu didukung keterlibatan generasi muda.

Lebih lanjut, rakor tersebut turut dihadiri oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pertanian, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Malang, sejumlah Wakil Bupati, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta jajaran perangkat daerah Provinsi Kalimantan Tengah. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *