Christiany Eugenia Paruntu Pantau Langsung Bantuan Beras di Bitung, Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

Berita Golkar – Penyaluran bantuan pangan berupa beras di Kota Bitung mendapat pengawasan langsung Anggota Komisi VI DPR RI Christiany Eugenia Paruntu (CEP).

Tak sekadar menerima laporan, CEP turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan.

Pemantauan dilakukan di Kelurahan Girian Atas dan Girian Indah, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Senin (28/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, CEP mengecek secara langsung proses penyaluran bantuan beras sebanyak 10 kilogram kepada masyarakat penerima.

Kehadiran CEP didampingi jajaran Kanwil Bulog, anggota DPRD Sulawesi Utara Cindy Wurangian, anggota DPRD Kota Bitung Chery Mamesah dan Melia Moesrin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bitung Steven Prok, serta para lurah setempat.

Bagi CEP, penyaluran bantuan pangan bukan hanya soal distribusi, tetapi juga memastikan bantuan negara benar-benar diterima masyarakat sesuai sasaran.

“Sejauh ini, yang saya lihat penyaluran bantuan pangan berupa beras 10 kilogram kepada masyarakat, khususnya di dua kelurahan yaitu Kelurahan Girian Atas dan Girian Indah, sudah berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan dengan kualitas yang baik,” ujar CEP, dikutip dari Beritamanado.

Politisi Partai Golkar yang akrab disapa Tetty Paruntu itu menegaskan, pengawasan akan terus dilakukan. Ia bahkan memastikan akan kembali turun ke Sulawesi Utara untuk melihat langsung perkembangan penyaluran bantuan hingga Desember.

“Kami bersama unsur Bulog akan melihat langsung penyaluran ini. Hasilnya sangat baik. Saya akan laporkan kepada Pak Dirut Bulog bahwa Sulawesi Utara luar biasa, sudah menyalurkan dengan tepat waktu, tepat sasaran, dan kualitasnya bagus,” katanya.

Menurut CEP, keterlibatan langsung DPR RI di lapangan merupakan bagian dari fungsi pengawasan untuk memastikan program pemerintah berjalan sebagaimana mestinya.

“Sampai Desember saya akan sering datang ke Sulawesi Utara untuk melihat langsung, sebagaimana tugas kami di DPR yaitu pengawasan,” tegasnya.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Bulog, pemerintah daerah, jajaran legislatif, serta perangkat kelurahan yang ikut memastikan proses penyaluran berjalan tertib dan lancar.

CEP menilai kolaborasi antara pemerintah, legislatif dan pihak terkait sangat diperlukan agar setiap program bantuan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Ketahanan pangan itu harus ada. Salurkan tepat sasaran dan harus benar-benar sesuai dengan visi dan misi pemerintah,” ujarnya.

Pemantauan di Girian menjadi bagian dari pengawasan berkelanjutan terhadap program bantuan pangan pemerintah di Sulawesi Utara. CEP memastikan proses tersebut akan terus dikawal agar bantuan yang disalurkan tidak berhenti pada angka dan laporan administratif, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat penerima.

Dengan pengawasan langsung di lapangan, penyaluran bantuan pangan diharapkan semakin tertib, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat hingga tingkat kelurahan dan desa. []