Ramly HI Muhamad Kritik Kinerja Dinas LH DKI, Masalah Sampah Jakarta Tak Kunjung Tuntas

Berita Golkar – Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhamad mengkritik kinerja Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dalam menangani persoalan sampah di Ibu Kota. Ia menilai pengelolaan sampah hingga kini belum berjalan optimal.

Dalam pandangannya, masalah sampah masih menjadi persoalan lama yang terus berulang di Jakarta. Bahkan, menurutnya, isu ini sudah berlangsung sejak lama dan belum pernah diselesaikan secara tuntas.

“Problem Jakarta dari dulu sampai sekarang hanya tiga persoalan klasik yang tidak pernah selesai. Pertama banjir, kedua kebersihan atau sampah, dan ketiga transportasi atau kemacetan,” kata Ramly, Senin (16/3/2026), dikutip dari Tribunnews.

Ia mengatakan, persoalan kebersihan seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Terlebih Jakarta sedang berupaya bertransformasi menuju kota global.

Namun demikian, Ramly menilai kondisi di lapangan masih menunjukkan persoalan sampah yang belum tertangani dengan baik. Ia menyinggung masih ditemukannya tumpukan sampah di sejumlah ruas jalan protokol.

“Hari ini saya menyampaikan soal sampah. Jakarta ingin menjadi kota global, tetapi persoalan sampah masih terlihat. Sampah dibuang di jalan protokol, meskipun baru diangkut sekitar jam 10 pagi,” ujarnya.

Ramly juga menyinggung kinerja instansi yang menangani kebersihan di Jakarta. Ia menilai perlu adanya evaluasi serius terhadap kinerja pimpinan dinas yang bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah.

“Artinya apa? Artinya kepala dinas kebersihan tidak mampu menjalankan tugasnya. Sanksi harus diberikan, bahkan bisa diganti. Itu kuncinya,” tegasnya.

Selain memberikan kritik, Ramly juga mengusulkan agar koordinasi antara Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dengan pemerintah kota administrasi diperkuat. Menurutnya, kerja sama tersebut penting agar penanganan sampah di wilayah bisa lebih efektif.

Ia menilai pemerintah kota memiliki struktur hingga tingkat kecamatan dan kelurahan yang lebih dekat dengan kondisi masyarakat. Karena itu, keterlibatan pemerintah kota dinilai dapat mempercepat penanganan persoalan sampah di lapangan.

Ramly juga menekankan pentingnya penerapan aturan yang tegas terkait pengelolaan sampah. Menurutnya, sanksi yang jelas dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat sekaligus memperkuat penegakan aturan kebersihan di Jakarta.

“Saya pikir tanggung jawab kebersihan ini bisa diperkuat melalui peran wali kota. Harus ada kolaborasi antara wali kota dan dinas terkait agar setiap wilayah memiliki tanggung jawab kebersihannya,” ujarnya. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *