IGD Overload Disorot! Gubernur Mathius Fakhiri Desak Integrasi Layanan Rumah Sakit Papua

Berita Golkar – Gubernur Papua Mathius D Fakhiri meminta sistem rujukan antarrumah sakit di wilayah Papua dapat terintegrasi, guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Pada Selasa (31/3/2026) kami telah melakukan rapat secara daring dengan pemerintah pusat dalam rangka membahas layanan kesehatan khususnya RSUD Jayapura dan RSUD Yowari,” katanya di Jayapura, Rabu.

Menurut Mathius, integrasi sistem rujukan sangat penting guna menghindari penumpukan pasien di satu fasilitas kesehatan, khususnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), serta memastikan pasien mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

“Sehingga rumah sakit bisa saling terhubung dalam sistem rujukan antarrumah sakit, seperti RS Abepura dan RS Dok II Jayapura, dengan begitu pasien bisa segera dialihkan ke fasilitas yang masih memiliki kapasitas layanan,” ujarnya, dikutip dari Antaranews.

Dia menjelaskan kondisi penumpukan pasien yang terjadi di sejumlah rumah sakit menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang baik antarrumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta.

“Penerapan sistem rujukan terintegrasi juga harus didukung dengan ketersediaan data kapasitas tempat tidur secara realtime agar proses distribusi pasien dapat berjalan efektif,” katanya.

Dia menambahkan selain itu juga pihaknya mendorong peningkatan pelayanan kesehatan melalui penerapan sistem layanan satu atap di rumah sakit, agar masyarakat tidak kesulitan dalam mengurus administrasi saat mendapatkan layanan medis.

“Pelayanan kepada masyarakat harus dipermudah jangan sampai pasien atau keluarga kebingungan dalam mengurus administrasi saat kondisi darurat,” ujarnya.

Dia menjelaskan dengan adanya sistem rujukan yang terintegrasi, pelayanan kesehatan di Papua dapat menjadi lebih merata dan optimal di seluruh wilayah. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *