Ledakan Kasus di 14 Provinsi, Yahya Zaini Minta Penanganan Darurat Campak

Berita Golkar – Wakil Ketua Komisi IX DPR Muhammad Yahya Zaini menilai, penyebaran campak yang meluas di beberapa daerah karena rendahnya cakupan vaksinasi dasar lengkap.

Politikus Partai Golkar itu juga menyoroti keterlambatan pemerintah dalam memitigasi dan melakukan pemantauan. “Sehingga penyebarannya tidak dapat dikendalikan. Kasusnya lalu meningkat secara tajam di beberapa propinsi,” kata Yahya melalui pesan singkat pada Rabu (1/4/2026), dikutip dari ZonaSatuNews.

Hingga Maret tahun ini, jumlah terduga penderita campak mencapai 21.141 orang, dengan 16.290 kasus di antaranya terkonfirmasi. Kementerian Kesehatan juga menemukan 85 kejadian luar biasa yang terjadi di 47 kabupaten dan kota di 14 provinsi. Salah satunya Jawa Tengah. Pada pekan pertama 2026, sebanyak 2.220 kasus terkonfirmasi dan jumlahnya menurun menjadi 146 kasus pada pekan ke-12.

Yahya Zaini menyerukan hal yang sama, termasuk meminta Kementerian Kesehatan segara menyiapkan tenaga kesehatan, obat-obatan, rumah sakit khusus untuk penderita campak. Penetapan status KLB juga harus dilakukan di daerah yang penyebarannya sudah tidak terkendali.

Menurut Yahya, Komisi IX DPR telah menjadwalkan rapat kerja dengan Kementerian Kesehatan untuk membahas penanganan campak. “Pada 20 April, Komisi IX DPR akan menggelar rapat dengan Kementerian Kesehatan termasuk membahas masalah campak,” tutur dia. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *