Trinovi Khairani Ingatkan: UMKM Desa yang Tak Go Digital Siap Tertinggal!

Berita Golkar – Pembangunan ekonomi desa semakin menunjukkan peran strategis, terutama melalui penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Di tengah perkembangan teknologi, digitalisasi dinilai menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan UMKM desa agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Kementerian Komunikasi dan Digital bekerjasama dengan Komisi I DPR RI menjawab melalui Forum Diskusi Publik Pembangunan Desa UMKM yang disiarkan melalui Youtube dan Zoom oleh Kementerian Komunikasi dan Digital, Rabu (1/4/2026).

Sekitar 60 persen ekonomi daerah ditopang oleh UMKM. Kekuatan ekonomi Indonesia pun berada di tingkat akar rumput, termasuk di desa. Dengan dukungan internet, marketplace, serta sistem pembayaran digital, produk UMKM desa kini memiliki peluang untuk menembus pasar nasional hingga internasional.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi pelaku UMKM desa. Di antaranya adalah keterbatasan pemahaman teknologi digital, manajemen usaha yang belum optimal, serta belum maksimalnya pemanfaatan pemasaran digital. Selain itu, peran koperasi di beberapa daerah juga dinilai belum berjalan optimal sebagai penggerak ekonomi bersama.

“Digitalisasi dalam pembangunan desa UMKM harus menjadi prioritas kita bersama karena hari ini siapa yang tidak masuk ke ekosistem digital akan tertinggal. Dan di sinilah pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk mendorong transformasi ini secara bersama-sama,” ujar Anggota DPR RI Komisi I, Trinovi Khairani Sitorus, dikutip dari RRI.

Untuk itu, konsep pengembangan desa berbasis koperasi dan UMKM dinilai relevan dengan kondisi saat ini. Melalui kolaborasi dan pemanfaatan teknologi digital, diharapkan UMKM desa dapat berkembang lebih pesat serta menjadi penggerak utama perekonomian nasional. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *