10 Anggota Fraksi Partai Golkar DPR Peraih Suara Terbanyak di Pemilu 2024

Berita Golkar – Partai Golkar memiliki kader mumpuni di berbagai tingkatan elemen kekuasaan, salah satunya di lingkup legislatif di mana Partai Golkar meraih posisi ke-2 sebagai partai pemilik kursi terbanyak di DPR RI pada Pemilu 2024. Raihan tersebut memperlihatkan masih kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap Partai Golkar sebagai salah satu kekuatan politik utama di Indonesia.

Dominasi itu tidak hadir begitu saja. Partai Golkar berhasil mempertahankan eksistensinya lewat kombinasi kader senior berpengalaman dan figur-figur baru yang memiliki kedekatan kuat dengan masyarakat. Dari kepala daerah, akademisi, pengusaha, aktivis organisasi hingga tokoh muda, seluruhnya ikut menyumbang kekuatan elektoral Golkar di berbagai daerah pemilihan strategis.

Menariknya, sejumlah kader Partai Golkar berhasil mencatatkan perolehan suara pribadi yang sangat tinggi pada Pemilu Legislatif 2024. Mereka kini menempati posisi penting di DPR RI, mulai dari komisi bidang infrastruktur, hukum, pertanian, kesehatan, pendidikan hingga sosial kemasyarakatan.

Bahkan beberapa di antaranya dipercaya masuk kabinet pemerintahan dan harus melepas kursinya di Senayan untuk melanjutkan pengabdian di pemerintahan nasional. Berikut 10 peraih suara terbesar anggota legislatif DPR RI dari Partai Golkar di Pemilu 2024:

• Atalia Praratya meraih 234.065 suara dari Dapil Jawa Barat I yang meliputi Kota Bandung dan Kota Cimahi. Sosok yang akrab disapa Ibu Cinta ini dikenal luas aktif di dunia sosial dan pemberdayaan masyarakat. Ia juga merupakan Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Kini, Atalia duduk sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi agama, sosial, kebencanaan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

• Ade Ginanjar mengumpulkan 216.938 suara dari Dapil Jawa Barat IX yang meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya. Karier politiknya tumbuh dari bawah hingga pernah menjabat Ketua DPRD Garut, Ketua DPD II Partai Golkar Garut dan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat. Saat ini Ade Ginanjar bertugas di Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur, transportasi, perumahan rakyat, desa dan daerah tertinggal.

• Ilham Pangestu meraih 204.199 suara dari Dapil Aceh II yang meliputi Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Kota Langsa dan Kota Lhokseumawe. Politikus yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Langsa ini kembali melenggang ke Senayan setelah sebelumnya menjadi anggota DPR RI periode 2019–2024. Kini ia duduk di Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, lingkungan hidup, kehutanan dan kelautan.

• Soedeson Tandra memperoleh 197.995 suara dari Dapil Papua Tengah. Selain dikenal sebagai advokat, ia juga menjabat Ketua Dewan Pembina DPP HKPI dan Ketua DPD I Partai Golkar Papua Tengah. Saat ini Soedeson Tandra bertugas di Komisi III DPR RI yang membidangi hukum dan keamanan.

• Musa Rajekshah atau Ijeck meraih 190.990 suara dari Dapil Sumatera Utara I yang meliputi Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai, Kota Medan dan Kota Tebing Tinggi. Mantan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018–2023 itu dikenal sebagai pengusaha sekaligus tokoh muda berpengaruh di Sumatera Utara. Kini ia duduk sebagai anggota Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur, transportasi, perumahan rakyat, desa dan daerah tertinggal.

• Erwin Aksa berhasil mengantongi 186.897 suara dari Dapil DKI Jakarta III yang meliputi Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Pengusaha nasional yang menjabat Komisaris Utama Bosowa Group serta Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi KADIN Indonesia itu kini duduk sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi agama, sosial, kebencanaan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

• Kahar Muzakir meraih 185.597 suara dari Dapil Sumatera Selatan I yang mencakup Kota Palembang, Musi Banyuasin, Banyuasin, Muara Enim, PALI, Musi Rawas Utara dan Kota Lubuklinggau. Politikus senior Golkar ini tercatat sudah lima periode menjadi anggota DPR RI sejak 2004. Pada periode 2024–2029, Kahar Muzakir dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI.

• Muhammad Sarmuji memperoleh 183.045 suara dari Dapil Jawa Timur VI meliputi Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Tulungagung, Kota Blitar dan Kota Kediri. Selain kembali terpilih menjadi anggota DPR RI untuk periode ketiga, Sarmuji juga dipercaya menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI serta Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar periode 2024–2029. Saat ini ia duduk di Komisi VI DPR RI yang membidangi perdagangan, BUMN, koperasi dan investasi.

• Ranny Fahd Arafiq meraih 177.508 suara dari Dapil Jawa Barat VI yang meliputi Kota Bekasi dan Kota Depok. Ia dikenal aktif dalam berbagai organisasi politik dan kepemudaan seperti PP AMPG, MKGR dan KNPI. Kini Ranny duduk sebagai anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, transmigrasi, kependudukan serta pengawasan BPJS.

• Ashraff Abu memperoleh 177.436 suara dari Dapil Jawa Tengah X yang meliputi Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan. Selain dikenal sebagai penyanyi dangdut, ia juga aktif sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan. Saat ini Ashraff Abu duduk sebagai anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif, pemuda dan olahraga.

Selain nama-nama yang kini aktif di DPR RI, sejumlah kader Partai Golkar dengan perolehan suara tinggi juga mendapat amanah di pemerintahan sehingga kursinya di parlemen digantikan oleh kader lain melalui mekanisme pergantian antarwaktu.

• Airin Rachmi Diany meraih 302.878 suara dari Dapil Banten III. Namun setelah maju di Pilkada Banten 2024, posisinya di DPR RI digantikan oleh Mujakir Zuhri. Airin sendiri dikenal sebagai mantan Wali Kota Tangerang Selatan dua periode dengan basis dukungan kuat di Banten.

• Nusron Wahid memperoleh 204.248 suara dari Dapil Jawa Tengah II. Politikus senior Golkar itu kemudian dipercaya menjabat Menteri ATR/BPN sehingga kursinya di DPR RI digantikan oleh Andhika Satya Wasistho.

• Maman Abdurrahman meraih 203.514 suara dari Dapil Kalimantan Barat I. Setelah ditunjuk sebagai Menteri UMKM, posisinya di DPR RI digantikan oleh Fransiskus Maria Agustinus Sibarani. Maman dikenal sebagai salah satu kader muda Golkar yang aktif mengawal isu ekonomi kerakyatan dan UMKM sejak lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *